adplus-dvertising

Wanita Gemuk di Negara Ini Dianggap Bak Bidadari, Diperebutkan Pria

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Minggu, 16 Januari 2022
17892 dilihat
Wanita Gemuk di Negara Ini Dianggap Bak Bidadari, Diperebutkan Pria
Wanita gemuk Afghanistan jadi rebutan pria. Foto: Repro Riau24.com

" Standar cantik di negara-negara ini mengarah pada ukuran tubuh yang gemuk atau kelebihan berat badan "

KENDARI, TELISIK.ID - Wanita cantik identik memiliki tubuh yang seksi dan jenjang. Memiliki tubuh ideal juga diklaim mampu menarik perhatian orang-orang daripada wanita bertubuh besar atau gemuk.

Namun tahukah Anda bahwa ada negara yang masyarakatnya tidak mempermasalahkan berat badan, terutama wanita yang gemuk.

Bahkan standar cantik di negara-negara ini mengarah pada ukuran tubuh yang gemuk atau kelebihan berat badan.


Semakin gemuk wanita, maka akan semakin dianggap cantik bak bidadari dan diperebutkan oleh pria.

Berikut Telisik.id merangkum 4 negara yang menganggap wanita gemuk sangat cantik, dilansir berbagai sumber.

1. Tonga

Di Negara Tonga, kalian akan mendapati banyak perempuan berpinggul dan berbadan besar, sebab demikianlah standar cantik Tonga.

Karenanya, jangan heran jika perempuan Tonga rata-rata berbadan bongsor.

Rata-rata berat badan perempuan di Tonga lebih dari 76 kilogram, bahkan jika bisa lebih dari itu akan dianggap lebih cantik lagi.

Selain itu, pemilik badan kurus akan dianggap berada di kasta terendah.

Baca Juga: Unik: Ketiak Wanita Ini Dapat Mengeluarkan ASI Usai Melahirkan

Meski kini standar cantik mulai mengalami pergeseran, namun pemilik tubuh besar masih dipandang sebagai perempuan yang indah di negara ini.

2. Mauritania

Dilansir dari Merdeka.com, negara di benua Afrika ini menganggap obesitas pada wanita sebagai suatu bentuk keindahan. Tubuh gemuk melambangkan kekayaan dan kecantikan. Agar tampak layak di mata para pria, seorang wanita diharapkan memiliki tubuh yang gemuk. Bahkan tak jarang terjadi kasus perceraian dengan alasan si istri tidak bisa mempertahankan tubuh gemuknya.

Mereka memiliki tradisi yang dinamakan 'gavage'. Istilah ini diambil dari bahasa Prancis, merujuk pada metode ekstrem untuk menggemukkan angsa untuk bahan foie gras. Tujuannya adalah untuk menjadikan para gadis yang sudah mencapai usia menikah gemuk dalam waktu singkat.

Para gadis dikirim ke sebuah 'kamp penggemukan' di mana mereka diberi makan sangat banyak dalam waktu beberapa bulan. Jika sudah mencapai tingkat kegemukan yang dianggap cukup, barulah mereka dipulangkan kembali dan dijodohkan.

3. Nauru

Dilansir dari Jurnalsoreang, kepercayaan masyarakat di negara ini bahwa badan gemuk merupakan anugerah dari Tuhan.

Semakin gemuk lelaki atau perempuan, semakin terlihat tampan atau cantik orang itu.

Baca Juga: Ternyata Ada Jutaan Warga China Hidup dan Tinggal di Dalam Tanah, Ini Alasannya

Selain itu, perempuan dituntut memiliki ukuran badan besar demi keturunan.

4. Afghanistan

Selama berabad-abad, perempuan gemuk dianggap sebagai lambang kesuburan, karena di Afghanistan gemuk berarti cantik.

Sejalan dengan itu, perempuan dengan ukuran berlebih dipandang memiliki status sosial dan ekonomi yang lebih baik oleh masyarakat Afghanistan.

Karenanya masyarakat di sana lebih menyukai perempuan dengan ukuran tubuh yang besar. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Haki

Editor: Haerani Hambali 

Artikel Terkait
Baca Juga