adplus-dvertising

Yuk, Intip Tradisi Warga Palestina Saat Ramadan

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Sabtu, 02 April 2022
0 dilihat
Yuk, Intip Tradisi Warga Palestina Saat Ramadan
Kelompok pemuda Palestina mengenakan pakaian tradisional berteriak membangunkan kaum muslim untuk sahur di Kota Tua Yerusalem. Foto: Repro AP.

" Warga Palestina menjelang Ramadan, mulai menghiasi jalanan dengan bendera warna-warni dan lampu-lampu yang sangat meriah "

JERUSALEM, TELISIK.ID - Umat Islam di berbagai dunia kini memasuki bulan Ramadhan 1443 Hijriah atau 2022 Masehi, termasuk di Palestina.

Mengutip wikipedia.org, Bangsa Palestina atau orang Palestina adalah orang-orang Arab dari Tepi Barat dan Jalur Gaza, yang juga disebut Wilayah Palestina atau Palestina.

Uniknya, negara yang merupakan bekas wilayah bagian kekuasaan Kekhilafan Islamiyah ini memiliki tradisi yang selalu dilakukan masyarakat setempat menjelang dan saat Ramadhan.

Melansir Suara.com - jaringan Telisik.id, warga Palestina menjelang Ramadan, mulai menghiasi jalanan dengan bendera warna-warni dan lampu-lampu yang sangat meriah.

Beberapa rumah juga ada yang menambahkan dekorasi berbentuk bulan sabit dan bintang, lambang agama Islam.

Bulan suci Ramadan ditandai dengan munculnya para Mesaharati yang berkeliling di jalanan membangunkan orang-orang untuk sahur. Mereka menabuh drum dan menyanyikan lagu khusus Ramadan.

Di kota seperti Jerusalem, mereka memiliki tradisi lain seperti menembakkan meriam untuk menandai datangnya waktu berbuka puasa.

Baca Juga: 45 Negara Ikuti Keputusan Arab Saudi, 1 Ramadan Dimulai Sabtu 2 April 2022

Tradisi ini sudah berabad-abad lamanya dan menjadi tradisi khas di beberapa negara Muslim.

Sementara kota lainnya seperti Qalqilya menggunakan zamour iftar atau sirene yang berbunyi untuk menandakan saatnya berbuka puasa.

Salah satu kebiasaan menarik dari para warga Palestina adalah seluruh keluarga berkumpul untuk berbuka puasa. Makanan-makanan khas Palestina selama Ramadan sangat beragam di tiap daerahnya.

Di Gaza, biasanya mereka mengonsumsi maqluba, sumaghiyyeh, dan maftoul. Di West Bank, mereka memiliki makanan khas bernama musakhan dan mansaf. Saat sahur, biasanya makanan-makanannya ditemani dengan acar dan salad.

Ada makanan paling terkenal dan ditunggu-tunggu oleh warga muslim Palestina di saat bulan Ramadan, dan makanan ini hanya dimakan di saat berbuka puasa.

Yakni Qatayef, seperti pastel Arab berisi krim atau kacang-kacangan. Lainnya ada pastri Kunafeh, yang dihidangkan menggunakan saus harissa, basbousa, dan keju.

Baca Juga: Mengenal Negara Muslim Chechnya yang Pasukannya Siap Bunuh Presiden Ukraina

Meskipun begitu, warga muslim Palestina umumnya berbuka puasa menggunakan kurma, seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Ada juga minuman khusus selama Ramadan, yakni kharrub atau jus wortel, qamar al-din atau jus aprikot kering, jus likoris, dan teh hibiskus.

Kebiasaan warga Palestina adalah 'fakdat Ramadan' di mana para keluarga mengunjungi anggota perempuan yang sudah menikah untuk sahur bersama dan membawa makanan, bahan makanan, dan pencuci mulut.

Sebagai gantinya, para perempuan ini akan mengunjungi keluarga mereka ditemani oleh suami dan anak, sehingga mereka bisa merasakan kehangatan berkumpul bersama keluarga. (C)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Kardin

Baca Juga