58 Guru PAI Ikut PPG Batch II Dibiayai Pemda Muna Barat

Putri Wulandari

Reporter Muna Barat

Senin, 28 Agustus 2023  /  2:21 pm

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, Ahmad Ramadhan, saat ditemui awak media membahas terkait PPG bagi guru PAI yang dibiayai oleh APBD. Foto: Putri Wulandari/Telisik

MUNA BARAT, TELISIK.ID - Sebanyak 58 guru pendidikan agama Islam (PAI) mengikuti PPG batch II pembiayaan dari APBD Kabupaten Muna Barat jalur Kemenag. Hal ini untuk merealisasikan komitmen Pj Bupati Muna Barat untuk menyediakan anggaran PPG bagi guru PAI di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk itu, sebanyak 58 orang peserta guru telah mengikuti PPG tersebut secara daring oleh LPTK yang ditunjuk oleh Pemda yaitu UIN Alauddin Makassar, dijadwalkan akan berlangsung hingga Desember 2023 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ahmad Ramadhan mengatakan, pihaknya mengimbau kepada guru PAI peserta PPG agar menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin serta seluruh peserta PPG dapat mengikuti kegiatan hingga dinyatakan lulus, pasalnya untuk mengikuti PPG di jalur normal tergolong sulit.

"Kita ketahui pelaksanaan PPG dengan pembiayaan APBD ini merupakan wujud kepedulian serta perhatian Pj bupati di bidang pendidikan dan keagamaan di Bumi Laworoku,” ungkapnya, Senin (28/8/2023).

Baca Juga: Pemda Muna Barat Siap Naikan Kapasitas Puskesmas Bero

Selanjutnya, Kabid Ketenagaan Dikbud Muna Barat, Hasan mengatakan, dalam mengikuti PPG ini para guru PAI harus memenuhi syarat serta telah dinyatakan lulus pretes oleh pihak Kemenag.

Namun, kendala utama bagi seluruh guru PAI di Indonesia ialah masa tunggu peserta yang ditaksir membutuhkan waktu sampai 28 tahun ke depan. Hal ini disebabkan jumlah antrean peserta serta keterbatasan anggaran untuk pelaksanaannya.

"Melalui kebijakan Pj bupati, para guru PAI dapat bernapas lega. Pasalnya, mereka tidak perlu mengantre bertahun lamanya,” ungkap Hasan.

Baca Juga: Kemenag Cairkan Insentif Guru PAI Rp 66 Miliar

Sementara itu, salah satu peserta PPG PAI, La Ode Marjuki ikut sertanya guru dalam PPG ini sangatlah penting, karena hanya melalui program ini seorang guru mendapat pengakuan sebagai guru profesional dengan gelar (Gr).

Hal tersebut senada dengan pernyataan pihak AGPAII Kabupaten Mubar, melalui sekretaris, Sahlan bahwa PPG adalah harapan semua guru.

“Kami berharap agar program ini dapat kembali dianggarkan di tahun 2024 mendatang agar guru PAI di Kabupaten Muna Barat seluruhnya dapat tersertifikasi,” pungkasnya. (A)

Penulis: Putri Wulandari

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS