Acara HUT SMP Negeri 1 Kendari Berubah Petaka, Balon Gas Meledak dan Terbakar

Aris Mantobua

reporter

Sabtu, 02 Juli 2022  /  9:08 pm

Istri korban, Gunoy menemani suaminya sambil duduk termenung. Korban (Solihin) mengalami luka bakar saat perayaan HUT SMP Negeri 1 Kendari di lapangan SSDC eks MTQ Kota Kendari, Sabtu (2/7/2022). Foto: Aris Mantobua/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Sebanyak 3 orang mengalami luka bakar akibat balon gas hidrogen meledak di lapangan SSDC eks MTQ pada HUT SMP Negeri 1 Kendari, Sabtu (2/7/2022). Awalnya acara berjalan lancar, namun sekitar pukul 08.30 Wita balon udara yang ingin diterbangkan pecah dan terbakar sehingga mengenai beberapa orang.

Salah satu korban, Solihin menjelaskan kejadian mengerikan tersebut bermula saat sekitar 100 balon gas hidrogen yang ingin dilepaskan tiba-tiba meledak dan mengenainya. Ia sempat menahan percikan letusan balon yang terbakar tersebut, menggunakan kedua tangannya, tetapi lantaran terlalu panas sehingga mengenai muka korban.

"Saya tidak tau ada yang merokok atau genset yang sedang menyalah mengenai balon, sehingga tidak lama kemudian balon itu pecah dan mengenai tangan saya. Secara spontan saya langsung menahan balon tersebut dengan tangan, tetapi terlalu panas sehingga juga mengenai muka saya," ungkap korban dengan nada pelan.

Istri Korban, Gunoy mengatakan sekitar pukul 09.00 Wita, ia mendapatkan kabar bahwa suaminya mengalami musibah.

"Pada saat itu saya sedang berada di rumah. Tidak lama kemudian sekitar jam 09.00 Wita teman-teman korban langsung menelpon saya. Dengar kabar bahwa beliau pingsan pada saat kejadian tersebut. Saya tidak tau kalau kejadiannya seperti sekarang ini," ungkapnya

Baca Juga: Sempat Terjadi Kebakaran Akibat Balon Meledak, HUT SMPN 1 Kendari Tetap Berjalan

Gunoy mengira suaminya hanya pingsan pada saat kejadian. Tetapi ia kaget ketika sampai di rumah sakit ia melihat tangan dan muka suaminya mengalami luka bakar yang cukup parah.

"Tadi sempat ada tiga orang yang ada di sini menjadi korban kejadian itu, tapi 2 orangnya sudah di bawa kembali ke rumahnya masing-masing untuk rawat inapnya," katanya.

Salah seorang perawat di RSAD dr Ismoyo Korem Kota Kendari mengungkapkan korban sudah menjalani operasi dan saat ini sementara dalam tahap observasi.

Baca Juga: DLH Sulawesi Tenggara Siapkan Bank Sampah di 3 Titik Lokasi

"Untuk lebih jelasnya bisa ditanyakan dokternya langsung. Tapi saat ini dokter yang menangani sudah pulang. Mungkin bisa konfirmasi beliau," kata perawat yang menangani korban.

Acara Hari Ulang Tahun SMP Negeri 1 Kendari yang ke-75 tahun ini dimulai dengan kegiatan jalan santai sekitar pukul 07.30 Wita dari SMP Negeri 1 Kendari dan finish di Lapangan SSDC eks MTQ sekitar pukul 08.00 Wita.(A)

Penulis: Aris Mantobua

Editor: Musdar