Aliansi Umat Islam Sidoarjo Tolak Kedatangan Habib Rizieq ke Jatim
Reporter Surabaya
Minggu, 22 November 2020 / 2:28 pm
Aksi Aliansi Umat Islam Sidoarjo tolak kedatangan Habib Rizieq ke Jatim. Foto: Try Wahyudi Ari Setyawan/Telisik
SURABAYA, TELISIK.ID - Aliansi Umat Islam Sidoarjo menggelar aksi di alun-alun Sidoarjo, Minggu (22/11/2020). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan terhadap rencana kedatangan Habib Rizieq ke Jatim dalam waktu dekat ini.
Menurut koordinator aksi, Ahmad Sugito, ada beberapa pertimbangan atas penolakan tersebut antara lain HRS (Habib Rizieq Shihab) tidak pantas menjadi ulama karena tidak ada ulama yang melontarkan bahasa kotor dan itu tidak pantas bagi seorang habib.
“Ikatan Keluarga Besar Ponpes Darul Ulum (IKAPDAR), LSM Seven Gab, GP Ansor, PMII Unsuri, Cakrawala Timur, Banteng Muda Indonesia, Ikatan Pedagang Sidoarjo menolak kedatangan Habieb Riziq Shihab yang telah memecah perdamaian Indonesia. Dengan perilaku HRS dapat terjadi perpecahan SARA di tengah masyarakat,” jelasnya, Minggu (22/11/2020).
Dikatakan oleh Sugito, aksi ini adalah kepedulian warga Sidoarjo sangat menentang HRS yang saat ini bukan seorang Habib dan mengaku keturunan nabi serta menggunakan nama Muslim.
”Kami sepakat dan bersama-sama untuk menolak HRS karena menginjak Pancasila lambang negara kita dan memecah NKRI,” jelasnya.
Senada dengan Sugito, peserta aksi lainnya Sumi Harsono mengatakan, aliansi secara tegas mendesak pemerintah pusat untuk membubarkan FPI karena telah mengganggu Pancasila dan NKRI.
“Kami minta kepada TNI/Polri bahwa kami mendukung dan agar selamatkan ideologi negara, Pancasila dan UUD 1945. Dan kami sepakat dan bersama-sama untuk menolak HRS karena menginjak Pancasila lambang negara kita dan memecah NKRI,” jelasnya. (B)
Reporter: Try Wahyudi Ari Setyawan
Editor: Haerani Hambali