Bukan Cuma Bharada E, Ferdy Sambo Tembak Kepala Brigadir J Dua Kali untuk Akhiri Eksekusi
Reporter
Selasa, 16 Agustus 2022 / 12:51 pm
Bharada E menulis cerita tentang perintah Irjen Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Foto: Repro Tribunnews
JAKARTA, TELISIK.ID - Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E menulis cerita tentang perintah Irjen Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
"Dia juga menyampaikan bahwa FS ikut menembak," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dilansir dari Tempo.co, Selasa (16/8/2022).
Keterangan ini didapat dari Bharada E saat menyampaikan cerita itu secara tertulis pada 5 Agustus 2022 lalu. Tulisan tangan itu dibuat Richard selama enam jam.
Menurut pengakuan Richard, Irjen Sambo mengakhiri eksekusi dengan menembak dua kali bagian belakang kepala Brigadir J.
Adapun perintah Sambo kepada Bharada E untuk menembak Yosua disampaikan di rumah pribadinya Jalan Saguling III, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dari rangkaian peristiwa tersebut, Listyo yakin penembakan terhadap Yosua memang direncanakan.
"Mengarah ke pembunuhan berencana sudah jelas," kata dia.
Melansir Kompas.tv, Deolipa Yumara, mantan Kuasa Hukum Bharada E memastikan bahwa Irjen Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.
Baca Juga: Bukan di Rumah Dinas, Putri Candrawathi Dilecehkan hingga Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J
“Iya dong, menembak dia (Ferdy Sambo),” ucap Deolipa.
Deolipa mengaku tidak tahu soal senjata yang digunakan Irjen Ferdy Sambo saat menembak Brigadir J.
“Ya saya enggak tahu, tapi dia (Bharada E) menembak, Sambo menembak, ini situasional kan, habis itu katanya Sambo menembak ke dinding,” ungkap Deolipa. (C)
Penulis: Ibnu Sina Ali Hakim
Editor: Haerani Hambali