Cara Jaga Jejak Digital di Internet Agar Tetap Aman dan Bersih

Nurdian Pratiwi

Reporter

Kamis, 11 Agustus 2022  /  3:04 pm

Berselancar di internet memang menyenangkan, tapi kamu juga harus berhati-hati agar tidak menjadi korban kejahatan di dunia maya. Foto: Repro Kompas.com

KENDARI, TELISIK.ID - Pengguna kerap meninggalkan jejak digital usai menjelajahi internet. Jejak digital ini sendiri mencakup keseluruhan aktivitas pengguna saat menggunakan internet.

Tak seperti jejak kaki yang mudah hilang, jejak digital tidak bisa hilang begitu saja kecuali Anda harus menghapus atau membersihkannya terlebih dahulu.

Mengutip dari Cnbcindonesia.com, di era digital seperti sekarang, internet adalah aktivitas yang selalu kita gunakan. Hampir semua informasi tentang Anda tersimpan menjadi jejak digital di internet.

Misalnya data-data seperti situs web yang pernah Anda jelajahi, email yang pernah Anda bagikan, aktivitas pencarian di media sosial, hingga informasi-informasi yang Anda kirimkan saat mendaftar ke situs atau layanan online apapun.

Hal ini merupakan hal yang wajar, tetapi bisa juga menjadi berbahaya. Apalagi jika Anda pernah memasukkan informasi yang bersifat sangat personal, seperti foto, komentar, dan data pribadi lainnya yang tidak pantas, yang mungkin bisa mempengaruhi reputasi Anda.

Oleh karena itu, menghapus jejak digital tentunya merupakan salah satu cara yang bisa diambil untuk menghilangkan barang bukti.

Maka dari itu, melindungi data pribadi Anda dengan meminimalisir jejak digital merupakan usaha terbaik untuk hidup nyaman di era serba bergantung dengan internet seperti sekarang.

Tetapi bukan berarti Anda tidak bisa melakukan aktivitas online sama sekali agar data pribadi Anda terjaga.

Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir jejak digital:

1. Memakai Incognito

Opsi pertama yaitu melakukan penelusuran menggunakan mode Incognito atau private pada browser yang Anda gunakan. Dengan mode ini, aplikasi tidak akan merekam halaman yang Anda kunjungi, termasuk keyword-keyword yang Anda pakai.

Baca Juga: Simak 6 Cara Mencegah Penyakit di Musim Pancaroba

Tetapi bukan berarti Anda tidak akan terlacak sama sekali. Misalnya saat Anda masuk ke web Facebook menggunakan Incognito, jaringan media sosial ini masih tetap merekam aktivitas. Untuk menutupi ISP, Anda bisa menggunakan VPN ketika berselancar internet.

2. Memeriksa Data yang Berpotensi Bocor

Diketahui, pernah beberapa terjadi adanya kejadian berita seputar kebocoran data dari situs-situs ternama seperti Yahoo dan Adobe.

Nah, untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, Anda bisa menggunakan Have I Been Pwned?

Sebuah layanan gratis untuk membantu orang memeriksa apakah data informasi peribadi mereka pernah bocor atau dikompromikan.

Anda bisa mengisi alamat email di situs Have I Been Pwned, lalu hasilnya dapat dilihat apakah data-data Anda pernah mengalami kebocoran atau tidak.

3. Hapus Semua Cookie

Cara menghapus jejak digital di internet berikutnya yaitu dengan menghapus semua cookie sehingga tidak ada lagi situs web yang dapat dilacak.

Anda bisa lakukan itu di semua web browser yang Anda pakai, seperti Chrome, Firefox, dan lainnya. Jika Anda tidak ingin mengikuti proses panjang untuk membersihkan cookie satu per satu, Anda bisa menggunakan alat pihak ketiga seperti Advanced System Optimizer untuk menghapus cookie dari semua browser Anda sekaligus.

4. Membatasi Pelacakan dari Aplikasi

Setiap aplikasi di ponsel mempunyai pendekatan yang sedikit berbeda untuk mencatat aktivitas penggunanya dan beberapa dari mereka membiarkan pengguna untuk nyaman menggunakan Incognito.

Aplikasi lain akan berhenti melacak pengguna apabila pengguna memintanya.

Ada banyak aplikasi di pasar, namun secara umum, langkah awal yang baik yaitu dengan memeriksa pengaturan guna menghentikan pelacakan.

Jika Anda tidak menemukan opsi ini, Anda harus menghapus seluruh aktivitas secara manual. Proses ini akan bervariasi tergantung pada sistem operasi yang Anda pakai.

5. Menghapus Riwayat Pencarian

Banyak aplikasi seluler yang menyimpan data penggunanya baik secara lokal maupun cloud, sehingga mereka bisa menyinkronkan informasi Anda ke perangkat lain. Itu tandanya, untuk menghapus log pencarian dari ponsel Anda, harus menghapus catatan di berbagai platform.

Contohnya akun Google Anda akan menyimpan riwayat pencarian yang Anda jalankan dari ponsel Android Anda. Untuk menghapusnya, Anda harus mengaksesnya dari web. Buka browser dan buka halaman riwayat aktifitas Google, lalu hapus.

Baca Juga: 5 Tips Wawancara Kerja, Nomor 2 Jarang Dilakukan

Selain cara diatas, berikut tips menjaga jejak digital agar tetap aman dan bersih menurut seperti dikutip dari Suara.com-Jaringan Telisik.id:

  1. Jangan bagikan data pribadi seperti alamat, nama keluarga, rekening ATM, dan nomor telepon.
  2. Jangan oversharing atau membagikan informasi pribadi di media sosial secara berlebihan. Pengguna disarankan untuk berpikir ulang sebelum memposting apa pun.
  3. Cek nama pengguna di Google secara berkala dan segera hapus informasi sensitif.
  4. Gunakan kata sandi yang unik dan berbeda untuk setiap akun media sosial.

Selain tips di atas, pengguna disarankan untuk menggunakan bahasa yang baik saat memposting sesuatu di media sosial sehingga tidak meninggalkan jejak digital yang kurang pantas. (C)

Penulis: Nurdian Pratiwi

Editor: Kardin