ITKA dan UHO Kendari Latih Kelompok Bahari Jaya Konawe Produksi Pakan dan Budidaya Udang Vaname

Erni Yanti

Reporter

Minggu, 28 Juni 2026  /  6:21 pm

Pendampingan proses penggilingan bahan tepung ikan dan lainnya untuk udang vaname. Foto: Ist.

KONAWE, TELISIK.ID - Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna (ITKA) berkolaborasi dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo Kendari melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi dengan skema pemberdayaan kemitraan masyarakat ini bertajuk peningkatan produksi udang vaname melalui aplikasi teknologi pakan berbasis bioflok bagi Kelompok Bahari Jaya di Desa Soropia, Kabupaten Konawe.

Program tersebut didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2026.  

Pendanaan dari Kemdiktisaintek ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat pesisir melalui penguatan sektor perikanan budidaya.

Baca Juga: Ratusan Warga Meriahkan Pawai Padamara Kande Yi Sora di Kota Baubau

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pakan udang vaname, mulai dari komposisi bahan baku, kandungan nutrisi, formulasi pakan, hingga pentingnya kemampuan kelompok dalam memproduksi pakan secara mandiri.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai karakteristik pelet udang yang memiliki kandungan protein tinggi, sehingga mampu mendukung pertumbuhan udang vaname secara optimal.

Selanjutnya, tim pengabdian memberikan pelatihan dan pendampingan praktik pembuatan pakan udang.  

Tahapan yang dilakukan meliputi pengenalan alat dan bahan, penggilingan tepung ikan dan bahan baku lainnya, pengayakan bahan yang telah dihaluskan, pencampuran seluruh bahan sesuai formulasi, hingga proses pencetakan pelet udang.

Ketua Pelaksana kegiatan, Pono Suderajad, S.Pi., M.Pi., yang juga dosen Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna, mengatakan program tersebut diharapkan menjadi solusi atas kendala yang selama ini dihadapi Kelompok Bahari Jaya dalam memperoleh pakan udang komersial.

"Melalui pelatihan ini, kelompok diharapkan mampu memproduksi pakan secara mandiri sehingga dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan keberlanjutan usaha budidaya udang vaname," ujarnya, melalui keterangan tertulis yang diterima telisik.id, Minggu (28/6/2026).

Baca Juga: Mantan Sopir Bupati Gowa Sitti Husniah Ngaku Diperintah Intai Pria Lain Setiap Hari

Ketua Kelompok Bahari Jaya, Askar, menyampaikan optimisme bahwa usaha budidaya udang vaname dapat terus berkembang apabila seluruh anggota kelompok memiliki keterampilan memproduksi pakan secara mandiri.

Sementara itu, Kepala Desa Soropia menilai budidaya udang vaname memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan karena permintaan pasar dan harga jual yang relatif tinggi.  

Menurutnya, peningkatan keterampilan masyarakat dalam memproduksi pakan menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung keberhasilan budidaya sekaligus meningkatkan pendapatan nelayan.

Ia juga mengimbau seluruh anggota Kelompok Bahari Jaya agar memanfaatkan pelatihan tersebut dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pengembangan usaha budidaya udang vaname di Desa Soropia. (D)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS