Pemkot Disilakan Ratakan Pasar Mokoau dengan Tanah, Asal Bayar Rp 15 Juta per Los

Musdar

Reporter

Kamis, 16 Desember 2021  /  8:51 pm

Pasar Swadaya Mokoau Kota Kendari. Foto: Musdar/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Penanggung Jawab Pasar Swadaya Mokoau, Zainudin tidak terima pasar yang mereka bangun jika diratakan dengan tanah.

Hal itu disampaikan merespon pernyataan Sekda Kota Kendari, Hj Nahwa Umar yang menyatakan jika Pemkot akan segera menertibkan Pasar Swadaya Mokoau hingga tak tersisa.

Zainuddin Igo mengatakan, pihaknya tidak akan tinggal diam. Warga akan melakukan perlawanan apabila Pemkot turun melakukan penertiban.

"Pasti akan ada perlawanan," kata Zainuddin, Kamis (16/12/2021).

Ia menuturkan, ketidak terimaan mereka terhadap rencana pembongkaran tersebut karena los yang mereka bangun tidak menggunakan anggaran dari Pemkot, melainkan anggaran pribadi.

Baca Juga: Warga Bandel, Pasar Mokoau Kendari akan Diratakan dengan Tanah

Lebih lanjut, kata dia, warga akan terima ditertibkan apabila Pemkot mau membuat surat pernyataan.

Surat yang dimaksud berisi tentang kesiapan Pemkot membayar uang yang sudah mereka keluarkan untuk membangun los.

Baca Juga: Ini Syarat Vaksinasi COVID-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun di DKI Jakarta

"Bisa diratakan dengan tanah asal Pemkot ganti rugi. Siap-siap ganti Rp 15 Juta per los," tuturnya.

Diketahui, alasan Pemkot Kendari mau menertibkan pasar Mokoau karena pasar tersebut tidak memiliki izin.

Pasar Mokoau memiliki luas sekitar 3 haktare dan rencananya akan diisi 700 los. Saat ini, puluhan los sudah selesai dibangun bahkan diantaranya sudah beroperasi. (C)

Reporter: Musdar

Editor: Fitrah Nugraha