Ruangan Badan Kehormatan DPRD Sultra Digeledah Terkait Dugaan Kasus Asusila Anggota Dewan

Siswanto Azis

Reporter

Senin, 01 Maret 2021  /  5:10 pm

Anggota Badan Kehormatan DPRD Sultra, Abdul Salam Sahadia, saat menerima aksi unjuk rasa. Foto: Siswanto Azis/Telisik

KENDARI, TELISK.ID - Gerakan Pemuda (GP) Sulawesi Tenggara kembali melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sulawesi Tenggara, Senin (1/3/2021).

Unjuk rasa kali ini masih terkait dugaan tindakan asusila salah satu Anggota DPRD Sultra dan Anggota DPRD Koltim beberapa waktu lalu yang dipergoki oleh pihak kepolisian.

Dalam orasinya, Ketua GP Pemuda Sulawesi Tenggara, Ummil Laode meminta kepada Badan Kehormatan DPRD Sultra untuk tidak melindungi oknum yang telah melecehkan lembaga terhormat DPRD Sultra.

"Kami minta kepada Badan Kehormatan Dewan untuk segera menemui kami, jangan melindungi oknum yang mencoreng nama baik DPRD Sultra,” tegasnya.

Selain itu, sejumlah massa aksi dari GP Pemuda Sultra juga melakukan penggeledahan ruangan kerja Badan Kehormatan DPRD Sultra.

Baca juga: Mulai Dibangun, Masjid Al Fatih Kendari Punya Program Pembinaan Umat

“Ayo kawan-kawan kita geledah ruangannya para anggota Badan Kehormatan Dewan, jangan sampai mereka bersembunyi,” teriaknya.

Para pengunjuk rasa juga meminta Badan Kehormatan Dewan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk segera menindak oknum anggota DPRD yang diduga telah melakukan tindakan asusila.

“Kami mendesak Badan Kehormatan Dewan untuk segera mensterilkan DPRD Sultra dari anggota yang mencederai kepercayaan masyarakat akibat perbuatan oknum tersebut,” teriaknya.

Selain itu, Ummil Laode juga mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh oknum Anggota DPRD berinisial YN sangat memalukan dan mencoreng nama baik masyarakat Koltim.

Untuk itu pengunjuk rasa mendesak kepada Ketua DPW Partai NasDem Sultra untuk memecat oknum tersebut jika terbukti melakukan tindakan asusila.

Baca juga: Pemkab Konawe Berencana Pakai Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas

“Kami juga meminta kepada Bapak Ketua DPW untuk segera mem-PAW oknum tersebut jika terbukti melalukan tindakan asusila,” teriaknya dalam orasi.

Sementara itu, anggota Badan Kehormatan DPRD Sultra, Abdul Salam Sahadia, meminta kepada pengunjuk rasa untuk memberikan waktu guna memproses kasus tersebut.

“Praduga tak bersalah selalu kita kedepankan. Maka dari itu saya sampaikan kepada kawan-kawan untuk menunggu proses kasus ini, karena baru hari ini kami mendapatkan laporan dari saudara-saudara sekalian,” jelasnya.

Abdul Salam Sahadia juga menyampaikan kepada pengunjuk rasa jika peristiwa tersebut akan segera dilaporkan kepada Ketua DPRD Sultra dan jajaran anggota Badan Kehormatan guna menentukan  proses selanjutnya terkait hal tersebut.

“Selesai ini, saya akan berkoordinasi dengan pimpinan dan para anggota Badan Kehormatan guna mengambil langkah-langkah dalam kasus tersebut,” pungkasnya. (B)

Reporter: Siswanto Azis

Editor: Haerani Hambali

TOPICS