Tabuh Gong MTQ XVI Lima Kali, Simbol Lima Tahun Kepemimpinan An-Nur

Muh. Risal H

Reporter Kolaka Utara

Kamis, 17 Februari 2022  /  10:33 am

Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH didampingi Wakil Bupati Kolut, H. Abbas, SE dan Forkopimda Kolut saat menabuh gong MTQ XVI sebanyak lima kali. Foto: Muh. Risal H/Telisik

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Secara umum perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) selalu ditandai dengan tabuhan gong. Dentuman gong tersebut sebagai penanda jika event religi yang digelar setiap tahunnya itu resmi berlangsung.

Tidak terkecuali pembukaan MTQ XVI tingkat Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) yang dihelat secara meriah di Alun-alun Kota Lasusua, Kecamatan Lasusua, Selasa (15/2/2022).

Meski demikian, tabuhan gong MTQ XVI kali ini terbilang istimewa karena ditabuh sebanyak lima kali, sebagai simbol lima tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kolut, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH dan H. Abbas, SE.

Tidak hanya itu, festival keagamaan Islam ini merupakan giat terakhir untuk periode pertama masa kepemimpinan pasangan yang menggunakan tagline AN-Nur, setelah hampir lima tahun menakhodai Kolaka Utara.  

Kepada awak media, Bupati Kolut menyatakan tabuhan gong sebanyak lima kali hanya sebatas simbol lima tahun masa kepemimpinannya bersama H. Abbas.

Bupati Kolut, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH saat menyampaikan sambutannya. Foto: Muh. Risal H/Telisik

 

"Saya pukul lima kali ya. Sebagai simbol kalau kami telah memimpin hampir lima tahun. Tidak ada makna apapun. Ini hanya simbol saja," kata bupati kepada awak media sebelum menabuh gong.

Baca Juga: Buka MTQ XVI, Bupati Kolut Ajak Masyarakat Budayakan Gemar Baca Quran

Selain itu, dalam sambutannya, Bupati Kolut menyampaikan jika masa pengabdian mereka tinggal 6 bulan dan penyelenggaraan MTQ ke-16 kali ini merupakan moment terakhir bagi dirinya dan H. Abbas bersama-sama dengan rakyat Kolut menyelenggarakan MTQ tingkat kabupaten.

"Pada momen yang berbahagia ini, tidak terasa waktu begitu cepat berlalu, Insya Allah 6 bulan lagi masa pengabdian saya bersama saudaraku, adik saya, H. Abbas, SE selaku Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara periode 2017-2022 akan berakhir," terangnya.

Baca Juga: Lepas Peserta Pawai Ta'aruf MTQ, Wabup Ingatkan Tetap Jaga Prokes

Nur Rahman berharap, kebersamaan tetap terjaga dan capaian-capaian yang telah dihasilkan dapat dilanjutkan dan segala kekurangan dapat diperbaiki demi mewujudkan Kolaka Utara sebagai Kabupaten Madani di Sulawesi Tenggara.  

"Kami berharap kebersamaan kita selama ini akan tetap terjaga dan Insya Allah jika Allah meridhai kita akan tetap bersama-sama membangun Kolaka Utara tercinta ini," harapnya.

"Apa yang telah kita hasilkan selama ini dapat kita lanjutkan dan ditingkatkan lagi di masa-masa mendatang serta apa yang masih menjadi kekuarangan agar dapat kita perbaiki demi mewujudkan cita-cita bersama yakni mewujudkan Kolaka Utara sebagai Kabupaten Madani Di Sulawesi Tenggara," pungkasnya. (C-Telisik)

Reporter: Muh. Risal H

Editor: Haerani Hambali