10 Pemimpin Dunia Dibuat Terjungkal Rakyatnya, Ditelanjangi dan Dikejar ke Gorong-gorong
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Minggu, 31 Agustus 2025
0 dilihat
Sejarah mencatat pemimpin dunia jatuh, ditelanjangi, dikejar hingga gorong-gorong. Foto: Repro Britanica.
" Sejarah politik dunia menyimpan banyak kisah kelam tentang jatuhnya para pemimpin yang pernah berkuasa dengan tangan besi "

JAKARTA, TELISIK.ID - Sejarah politik dunia menyimpan banyak kisah kelam tentang jatuhnya para pemimpin yang pernah berkuasa dengan tangan besi. Tak sedikit dari mereka yang mengalami nasib tragis ketika rakyatnya bangkit melawan.
Ada yang ditembak di depan publik, digantung hingga dieksekusi, bahkan ada yang dipermalukan dengan ditelanjangi serta dikejar hingga bersembunyi ke gorong-gorong sebelum akhirnya tewas.
Peristiwa-peristiwa itu menjadi pengingat bahwa kekuasaan sebesar apapun pada akhirnya bisa runtuh oleh suara rakyat.
Telisikers, berikut adalah daftar sepuluh pemimpin dunia yang mengalami akhir tragis di tangan rakyatnya sendiri.
1. John F. Kennedy
Melansir dari Tempo, (31/8/2025), Presiden ke-35 Amerika Serikat ini ditembak mati pada 22 November 1963 saat mengendarai mobil atap terbuka di Dallas, Texas. Tragedi itu mengejutkan dunia, karena Kennedy dikenal sebagai simbol harapan baru bagi AS. Ia ditembak Lee Harvey Oswald, yang kemudian juga tewas sebelum sempat diadili.
2. Raja Faisal
Raja Arab Saudi yang memimpin sejak 1964 dikenal dengan reformasi besar dan modernisasi negara. Namun, pada 25 Maret 1975, ia tewas ditembak oleh keponakannya sendiri, Faisal bin Musaid. Kematian itu menimbulkan guncangan besar di Timur Tengah.
3. Mahatma Gandhi
Pemimpin pergerakan kemerdekaan India ini ditembak mati pada 30 Januari 1948 oleh Nathuram Godse, seorang ekstremis Hindu. Gandhi ditembak saat menghadiri doa bersama di New Delhi. Peristiwa itu membuat dunia kehilangan tokoh yang dikenal sebagai simbol perdamaian dan non-kekerasan.
Baca Juga: Serangan Drone Ukraina ke Fasilitas Energi Rusia Kembali Panaskan Harga Minyak Dunia
4. Martin Luther King Jr.
Tokoh hak-hak sipil Amerika Serikat ini tewas ditembak pada 4 April 1968 di Memphis, Tennessee. King sebelumnya sudah sering menerima ancaman pembunuhan. Kematian King memicu kerusuhan di berbagai kota AS, namun juga memperkuat semangat perjuangan hak sipil di sana.
5. Dedan Kimathi
Pemimpin gerakan Mau Mau di Kenya ini memperjuangkan kemerdekaan negaranya dari kolonial Inggris. Pada 1957, ia ditangkap dan dijatuhi hukuman gantung oleh pengadilan kolonial. Hingga kini, Kimathi dikenang sebagai pahlawan nasional Kenya.
6. Yitzhak Rabin
Perdana Menteri Israel yang dikenal sebagai tokoh perdamaian dengan Palestina ini ditembak mati oleh seorang ekstremis Yahudi, Yigal Amir, pada 4 November 1995. Peristiwa itu menjadi pukulan telak bagi proses perdamaian di Timur Tengah.
7. Benazir Bhutto
Mantan Perdana Menteri Pakistan dan perempuan pertama yang memimpin negara Muslim modern ini tewas dalam serangan bom bunuh diri di Rawalpindi pada 27 Desember 2007. Kematian Bhutto mengguncang Pakistan dan memicu gelombang protes besar.
8. Patrice Lumumba
Perdana Menteri pertama Kongo ini hanya sempat berkuasa singkat setelah negara itu merdeka dari Belgia. Pada 17 Januari 1961, ia diculik dan dieksekusi oleh pasukan Katangan dengan dukungan asing. Kematian Lumumba menjadi simbol perlawanan terhadap kolonialisme.
Baca Juga: Opsi Trump ke Putin, Serahkan Alaska atau Amerika Terjun Langsung ke Medan Perang Rusia-Ukraina
9. Anwar Sadat
Presiden Mesir ini dikenal atas perannya dalam perjanjian damai Camp David dengan Israel. Namun, pada 6 Oktober 1981, ia tewas ditembak dalam parade militer oleh kelompok Jihad Islam Mesir. Kematian Sadat mengubah dinamika politik Mesir secara drastis.
10. Muammar Gaddafi
Mantan pemimpin Libya yang berkuasa lebih dari 40 tahun ini mengalami akhir yang paling mengenaskan. Pada 2011, setelah dilengserkan dalam revolusi, Gaddafi berusaha melarikan diri namun dikejar oleh rakyatnya. Ia ditemukan bersembunyi di gorong-gorong, ditangkap, dipermalukan dengan ditelanjangi, dianiaya, hingga akhirnya tewas di tangan massa pemberontak.
Nasib Gaddafi menjadi gambaran nyata bagaimana rakyat bisa menjatuhkan seorang diktator dengan cara brutal. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS