adplus-dvertising

6 Fakta Gubernur Sulsel: Punya Kekayaan 51,3 Miliar Sampai Pernah Tersandung Hak Angket

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Sabtu, 27 Februari 2021
1362 dilihat
6 Fakta Gubernur Sulsel: Punya Kekayaan 51,3 Miliar Sampai Pernah Tersandung Hak Angket
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat tiba di KPK. Foto: Repro Detik.com

" Nurdin Abdullah, yang ditangkap oleh KPK dini hari tadi, ternyata memiliki kekayaan Rp 51,3 miliar. Kekayaan itu dilaporkan oleh Nurdin dalam LHKPN pada 29 April 2020. "

MAKASSAR, TELISIK.ID - KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah. Nurdin ditangkap tangan oleh KPK lantaran diduga terseret persoalan infrastruktur jalan.

Berikut ini Telisik.id meringkas 6 fakta terkait OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, dilansir dari Detik.com.

1. Ditangkap OTT Bersama Lima Orang Lainnya


Nurdin Abdullah diamankan oleh KPK dini hari tadi. Dia beserta lima orang lainnya diamankan oleh KPK.

Informasi yang dihimpun, Nurdin diamankan bersama seorang pengusaha. Selain itu, ada empat bawahannya yang juga diamankan tim KPK.

2. OTT Terkait Infrastruktur Jalan

Nurdin Abdullah tertangkap tangan oleh KPK dini hari kemarin. Penangkapan ini disebut berkaitan dengan infrastruktur jalan.

"Infrastruktur jalan," kata Jubir KPK Ali Fikri, Sabtu (27/2/2021).

Fikri mengatakan ada barang bukti uang yang diamankan dalam OTT ini. Namun jumlahnya belum disebutkan.

"Ada uang," ujarnya.

"Nanti akan kami sampaikan setelah memastikan semua kegiatan selesai, ya," sambungnya.

3. Punya Kekayaan Rp 51,3 M

Nurdin Abdullah, yang ditangkap oleh KPK dini hari tadi, ternyata memiliki kekayaan Rp 51,3 miliar. Kekayaan itu dilaporkan oleh Nurdin dalam LHKPN pada 29 April 2020.

Dalam laporan tersebut, total hartanya Rp 51.356.362.656. Kekayaan tersebut terdiri dari:

Baca juga: Perpanjang dan Bikin SIM Baru Bisa Dilakukan Online, Ini Caranya

A. Tanah dan bangunan Rp 49.368.901.028

- Ada 54 item tanah dan bangunan milik Nurdin yang tersebar di Makassar hingga Bantaeng.

B. Alat transportasi dan mesin Rp 300.000.000

- Berupa 1 mobil Toyota Alphard

C. Harta bergerak lainnya Rp 271.300.000

D. Kas dan setara kas Rp 267.411.628

E. Harta lainnya Rp 1.150.000.000

F. Utang Rp 1.250.000

4. OTT Dibantah oleh Jubir

Juru bicara (jubir) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, Veronica Moniaga, membantah Nurdin terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Vero menyebut Nurdin dijemput tim KPK saat sedang beristirahat di Rumah Jabatan.

Menurut Vero, OTT merupakan operasi yang menangkap seseorang saat sedang melakukan tindak pidana. Sementara itu, saat dijemput KPK, Nurdin sedang berada di Rujab.

"Bapak tidak sedang melakukan itu (tindak pidana saat ditangkap), Bapak Gubernur sedang beristirahat (di Rujab)," katanya.

5. Pernah Tersandung Hak Angket di DPRD Sulsel

Nurdin yang tertangkap tangan oleh KPK ternyata pernah tersandung persoalan hak angket. Pada Juli 2019, DPRD Sulsel meloloskan penggunaan hak angket kepada Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dengan dukungan 60 anggota DPRD Sulsel.

Sejumlah poin hak angket antara lain kontroversi SK Wagub tentang pelantikan 193 pejabat, manajemen PNS, dan dugaan KKN, termasuk pelaksanaan APBD Sulsel tahun 2019.

Pada perjalanan Hak Angket Gubernur Sulsel ini, Pansus memeriksa eks Kepala Biro Pembangunan Sulsel Jumras. Pada pemeriksaan ini, Jumras berbicara tentang dugaan bagi-bagi proyek di lingkup internal dan mahar miliaran rupiah pada Pilgub 2018.

Jumras diketahui dipecat dari posisinya setelah dituduh oleh Gubernur Nurdin Abdullah menerima fee dari pengusaha terkait proyek di Sulsel. Pada pemeriksaan di hak angket, Jumras memberikan klarifikasinya.

"Ada yang tertulis kamu, bahwa kamu meminta fee, lalu saya bilang dari siapa? Lalu diambillah surat, lalu diperlihatkan ke saya. Saya lihat di situ dua perusahaan, dua pengusaha, yang satunya Agung Sucipto, dan satunya bernama Ferry Tandiari," kata Jumras saat menjelaskan pemecatannya oleh Gubernur Nurdin Abdullah di hadapan sidang hak angket di Makassar pada 2019, dilansir Detik.com

6. Diamankan Bersama Uang Miliran

Nurdin diamankan bersama lima orang lainnya oleh KPK. Selain itu, KPK mengamankan uang miliaran rupiah.

Meski begitu, KPK belum memberikan informasi jumlah pasti uang yang turut diamankan beserta Nurdin Abdullah.

"Ada uang," ujar juru bicara KPK, Ali Fikri.

"Nanti akan kami sampaikan setelah memastikan semua kegiatan selesai, ya," sambungnya. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga