adplus-dvertising

7 Suku Ini Penghasil Wanita Tercantik di Dunia, Ada yang Berasal dari Indonesia

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Rabu, 10 November 2021
5848 dilihat
7 Suku Ini Penghasil Wanita Tercantik di Dunia, Ada yang Berasal dari Indonesia
Pesona salah satu wanita yang berasal dari Kalimantan Timur. Foto: Instagram @selebgramkaltim

" kriteria cantik seorang wanita adalah bertubuh ideal, berkulit putih dan berambut lurus, hitam, serta panjang. Dengan hadirnya globalisasi, makna kecantikan kemudian menjadi seragam pada setiap daerah dan negara "

KENDARI, TELISIK.ID – Kecantikan merupakan sesuatu yang sangat melekat bagi kaum wanita. Cantik itu sendiri didefinisikan sebagai suatu yang indah dan menarik.

Mengutip ugm.ac.id, kriteria cantik seorang wanita adalah bertubuh ideal, berkulit putih dan berambut lurus, hitam, serta panjang. Dengan hadirnya globalisasi, makna kecantikan kemudian menjadi seragam pada setiap daerah dan negara.

Seluruh masyarakat mengakui wanita cantik adalah yang memiliki kriteria dengan simbol-simbol yang telah disebutkan.


Kebanyakan orang percaya bahwa keindahan wanita adalah topik subjektif yang tidak memiliki konsensus dasar.

Walaupun sulit untuk dipungkiri, nyatanya ada beberapa fitur tertentu yang dianggap sebagai standar dasar kecantikan terlepas dari kewarganegaraan yang dimiliki.

Melansir dari Sonora.id, berikut 7 suku atau etnis yang dianggap memiliki kumpulan wanita paling rupawan di dunia.

Baca Juga: Jejaring Social Facebook Matikan Sistem Pengenalan Wajah

1. Suku Uighur

Suku Uighur adalah salah satu dari etnis minoritas yang tinggal di wilayah barat laut Xinjiang, negara Republik Rakyat Cina.

Agama muslim memiliki pengaruh besar pada adat dan budaya suku ini.

Menurut catatan resmi pemerintah RRC, suku dengan populasi 12 juta ini merepresentasikan lebih dari setelah populasi Xinjiang.

Mereka memiliki bahasa sendiri yang lebih menyerupai Bahasa Turki dibandingkan Bahasa Mandarin.

2. Suku Chukchi

Suku yang berdiam di bagian paling timur Siberia, Chukotskiy, Rusia.

Suku ini dibagi menjadi dua sub kelompok, yaitu reindeer Chukchi yang menjadikan rusa sebagai sandang, pangan, alat transportasi utama dan maritime Chukchi yang berburu hewan laut sebagai sumber makanan mereka.

3. Suku Kalash

Suku ini merupakan penduduk asli Dardik yang bertempat tinggal di Distrik Chitral di provinsi Khyber-Pakhtunkhwa, Pakistan.

Mereka menganut agama yang disebut sebagai animism, kepercayaan yang berakar dari ajaran Hindu.

Sebagai salah satu kelompok etnis terkecil di Pakistan mereka memiliki bahasa dan adat tersendiri yang sampai saat ini masih diturunkan dari satu generasi ke generasi lainnya.

4. Suku Maori

Suku Maori adalah suku penduduk asli dari negara Selandia Baru.

Berdasarkan sejarahnya, mereka telah menduduki wilayah tersebut semenjak 1000 tahun yang lalu setelah berpindah dari tanah Hawaiki.

Karena populasi mereka yang masih cukup signifikan (satu dari tujuh orang di negara Selandia Baru merupakan keturunan suku Maori), budaya adat Maori yang sering disebut sebagai Tikanga masih berperan penting dalam kehidupan sehari-hari orang Kiwi.

5. Suku Pashtuns

Suku ini berdiam di daerah timur dan barat Afghanistan serta di daerah Provinsi balochistan, Pakistan.

Mereka adalah kelompok etnis terbesar di Afghanistan dan kedua terbesar di Pakistan.

Kebanyakan dari mereka berkomunikasi dengan Bahasa Pashto atau Bahasa Dari.

6. Suku Ladakhi

Suku Ladakhi adalah suku yang menepati sebagian besar daerah perbatasan Jammu dan Kashmir, India.

Baca Juga: Didiagnosis Kangker Perostat, SBY Telepon Jokowi dan Jalani Perawatan di Luar Negeri

Karena lokasinya dikelilingi oleh sungai Indus, suku Ladakhi menjadikan pertanian sebagai mata pencaharian utama mereka.

Sebagian besar dari mereka menganut agama Budha.

7. Suku Dayak

Suku Dayak adalah suku yang berasal dari Pulau Borneo, Indonesia dan tersebar ke Sabah dan Sarawak Malaysia.

Walaupun terancam punah, penduduk aslinya masih menggunakan bahasa tradisional Dayak untuk berkomunikasi.

Beberapa tradisi tradisional seperti upacara Tiwah, pakaian, dan rumah adat Dayak juga turut dilestarikan sebagai salah satu kebanggaan keberagaman negara Indonesia. (C)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga