Keutamaan dan Amalan di 10 Hari Pertama Ramadan
Merdiyanto , telisik indonesia
Sabtu, 21 Februari 2026
0 dilihat
10 hari pertama Ramadan dikenal sebagai fase rahmat. Foto: Repro BAZNAS
" 10 hari pertama Ramadan, yang dikenal sebagai fase rahmat "

JAKARTA, TELISIK.ID - Bulan suci Ramadan telah tiba, membawa gelombang rahmat dan berkah yang tak terhingga bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Khususnya pada 10 hari pertama Ramadan, yang dikenal sebagai fase rahmat, Allah SWT melimpahkan kasih sayangnya secara melimpah kepada hamba-hambanya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.
Para ulama menjelaskan bahwa periode awal ini adalah waktu emas untuk membersihkan hati, memperbaiki niat, dan memperbanyak amalan agar layak menerima curahan rahmat Ilahi.
Menurut berbagai riwayat dan penjelasan ulama, Ramadan dibagi menjadi tiga fase utama yakni 10 hari pertama sebagai rahmat, 10 hari kedua sebagai ampunan (maghfirah), dan 10 hari terakhir sebagai pembebasan dari api neraka.
Hadits yang sering dikutip, meskipun statusnya diperdebatkan kekuatannya oleh sebagian ahli hadits seperti al-Suyuthi, menyatakan: “Awal Ramadan adalah rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari neraka,” dilansir dari simpulkebaikan.id, Jumat (20/2/2026).
Makna ini selaras dengan hadits sahih dari Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, bahwa barang siapa berpuasa Ramadan dengan iman dan ikhlas, dosa-dosanya yang lalu akan diampuni.
Baca Juga: Batas Akhir Mengqadha Puasa Jelang Ramadan 1447 H 2026, Lunasi Sebelum Tanggal Ini
Keutamaan utama di 10 hari pertama Ramadan mencakup:
- Pintu neraka ditutup dan setan dibelenggu: Sehingga umat Islam lebih mudah menjauhi maksiat dan fokus pada kebaikan.
- Limpahan rahmat Allah SWT: Waktu ideal untuk memperbanyak doa, zikir, dan istighfar, karena doa lebih mudah dikabulkan.
- Pengampunan dosa dan peningkatan derajat: Khusus pada hari pertama, disebutkan dalam literatur seperti kitab Fadha’il Al-Asyhur Ats-Tsalatsah karya Syekh Shaduq, bahwa Allah meninggikan ribuan derajat bagi yang berpuasa, bahkan membangunkan kota-kota di surga sebagai balasan.
- Pahala dilipatgandakan: Setiap amalan baik, seperti sedekah atau membaca Al-Quran, bernilai berkali lipat dibanding bulan biasa.
Melansir dari Sindonews, Jumat (20/2/2026), amalan sunnah yang dianjurkan di awal Ramadan untuk meraih rahmat maksimal meliputi:
- Memperbanyak tadarus Al-Quran: Hendaknya mengkhatamkan Al-Quran di fase ini, karena setiap huruf dibalas 10 kebaikan, dan khatam Al-Quran mendatangkan rahmat.
- Sedekah dan infak: Pahala sedekah di bulan ini seperti umrah atau haji mabrur.
- Shalat sunnah dan tarawih: Dengan khusyuk, untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Baca Juga: Hukum Janda Menikah Tanpa Wali, Begini Penjelasan Ulama
- Berdoa dan istighfar: Terutama doa menyambut Ramadan: “Allahumma barik lana fi Rajab wa Sya’ban wa ballighna Ramadan” (Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan).
Di tengah suasana Ramadan 1447 H, umat Islam di Indonesia diharapkan memanfaatkan awal bulan suci untuk memperkuat ukhuwah dan meningkatkan ketaqwaan.
Semoga rahmat Allah tercurah bagi kita semua, sehingga dapat menyelesaikan puasa dengan penuh ampunan dan kebebasan dari siksa neraka. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS