adplus-dvertising

8 Nama Neraka dan Calon Penghuninya Disebutkan dalam Al-Quran

Haerani Hambali, telisik indonesia
Minggu, 06 Februari 2022
6367 dilihat
8 Nama Neraka dan Calon Penghuninya Disebutkan dalam Al-Quran
Orang yang mendustakan Al-Qur’an akan menghuni neraka Lazha. Foto: Repro almunawwirkomplekq.com

" Neraka adalah kehinaan yang sangat besar. Tidak ada kehinaan yang lebih hina darinya "

KENDARI, TELISIK.ID - Setiap umat Muslim wajib mengimani keberadaan surga dan neraka. Keduanya menjadi tujuan akhir bagi seluruh umat manusia di akhirat kelak.

Surga dan neraka menjadi ganjaran bagi orang-orang yang mengikuti perintah Allah Ta’ala dan orang yang mengabaikan perintah-Nya.

Sebagaimana Firman Allah SWT dalam QS. Al Infithar ayat 13-14, yang artinya “Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar berada dalam (surga yang penuh) kenikmatan, dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka”.


Dilansir dari orami.co.id, neraka adalah kehinaan yang sangat besar. Tidak ada kehinaan yang lebih hina darinya.

Tidak ada kerugian yang lebih besar darinya. Ia adalah negeri kesedihan, kepedihan, dan kesengsaraan. Dialah seburuk-buruknya negeri dan tempat tinggal. 

Tak hanya itu, ternyata ada banyak sekali ayat Al-Qur’an yang menginformasikan tentang neraka, termasuk tingkatan-tingkatannya dan para calon penghuninya.

Nama-nama neraka sendiri dibedakan dari tingkatannya. Tak hanya itu, setiap tingkatan neraka pun dikhususkan untuk calon penghuni yang berbeda pula.

Ini dia nama-nama neraka dan calon penghuninya:

1. Neraka Jahanam

Diterangkan oleh mayoritas ulama tafsir, Jahanam adalah tingkatan neraka yang paling atas.

Neraka ini disebutkan dalam Surat Al Hijr: 43-44: "Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka."

Neraka Jahannam adalah neraka yang paling dalam dan paling berat siksaannya dan penghuni dari neraka ini adalah orang-orang kafir dan musyrik yang secara terang-terangan mengingkari keesaan Allah dan menentang ajaran dan risalah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam. 

2. Neraka Lazha

Menurut Mujahid, dalam tafsirnya, Lazha sendiri memiliki arti "menyala-nyala". Neraka ini akan dikhususkan untuk manusia yang mendustakan Al-Qur’an.

Ketika ketamakan dan terlalu mencintai hal-hal yang bersifat duniawi menguasai hati, orang-orang tersebut akan diletakkan di neraka Lazha.

Neraka Lazha sendiri dijelaskan dalam Al Ma'aarij ayat 15 - 18:

"Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak, Yang mengelupaskan kulit kepala, Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama). Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya."

Dan dalam Q.S. Al Lail [92]: 14 - 16: "Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman)."

Neraka ini disebutkan sebagai neraka yang dihuni oleh iblis, setan atau jin kafir, dan manusia yang terbujuk rayuan setan. Selain itu, neraka ini juga dihuni oleh orang Majusi atau penyembah api. 

3. Neraka Huthamah

Neraka ini akan diisi oleh manusia-manusia yang sering melakukan ghibah. Untuk orang-orang yang sering bergosip, memberitakan sesuatu yang tidak benar serta mengumpat, maka akan merasakan api neraka yang sangat panas di neraka Huthamah.

Tak hanya itu, orang-orang yang mengutamakan kepentingan dunia pun akan menjadi calon penghuni neraka Huthamah.

Neraka Huthamah dibahas dalam surah Al Humazah ayat 1 - 3: "Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat (al-humazah) lagi pencela (al-lumazah), yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya."

Neraka ini juga dihuni oleh umat Yahudi dan semua pengikutnya. Selain itu, neraka ini digambarkan apinya bisa membakar hingga ke dalam hati manusia. Dan para penghuninya hidup dalam kondisi terikat di tiang panjang.

4. Neraka Sa'ir

Neraka ini digambarkan dalam Surat Al Mulk, neraka ini merupakan seburuk-buruknya tempat kembali.

Dikisahkan para penghuninya akan mendengar suara yang mengerikan. Hampir saja neraka itu terpecah lantaran kemarahannya.

Setiap kali para penghuninya dilemparkan, para penjaga neraka itu bertanya, “Apakah belum pernah datang kepadamu seorang pemberi peringatan?”.

Para penghuninya pun akan menjawab, “Benar ada, namun kami mendustakannya.”

Akhirnya, terucaplah penyesalan mereka, “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan piringatan itu, niscaya kami tidak termasuk penghuni neraka Sa‘ir yang menyala-nyala ini."

Dalam surah Al Mulk ayat 5 dijelaskan bahwa penghuni neraka ini adalah mereka yang mendustakan pembawa kebenaran.

"Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala."

5. Neraka Jahim

Neraka Jahim akan diisi oleh orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah, orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Allah dan melemahkan kemauan untuk beriman.

Dalam Q.S Syu'ara ayat 91 - 92 mengatakan bahwa neraka ini dijanjikan untuk orang-orang yang sesat.

Baca Juga: Kemuliaan Akhlak Rasulullah yang Membuat Pengemis Yahudi Masuk Islam

"Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat dan dikatakan kepada mereka: "Di manakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembahnya."

Neraka ini dihuni oleh orang-orang musyrik yang menyekutukan Allah SWT. Bahkan, orang-orang musyrik ini percaya bahwa ada Tuhan lain yang harus diimani selain Allah.

6. Neraka Saqar

Dalam tingkatannya neraka Saqar akan dihuni oleh manusia yang tidak salat, tak menyantuni orang miskin dan kerap membicarakan hal yang batil.

Hal tersebut pun dibahas dalam Q.S Muddatsir ayat 42-46:

"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?” Mereka menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,  dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan."

7. Neraka Hawiyah

Disebutkan dalam banyak riwayat bahwa neraka ini merupakan tingkatan neraka yang paling bawah.

Disebutkan pula bahwa orang-orang munafik akan menjadi calon penghuni neraka ini.

Sebab, dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-Nisa ayat 145: "Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka."

Neraka ini berada di posisi paling dekat dengan sumber api neraka berwarna hitam. Bahkan, para penghuni neraka ini mendapat siksa yang sangat dahsyat melebihi dari neraka lainnya. Adapun penghuni yang masuk neraka ini adalah orang-orang kafir, munafik, dan para pengikut keluarga Fir’aun. Neraka ini diungkap lewat surat A-Qari;ah ayat 9-11:

“Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas.”

Baca Juga: Begini Bacaan Niat dan Tata Cara Salat Jenazah Laki-laki dan Perempuan

8. Neraka Wail

Melansir Idntimes.com, neraka Wail dihuni oleh orang-orang yang curang dan culas dalam berdagang dan berniaga. Mereka yang suka mengurangi takaran atau timbangan, calo barang dagangan, atau bisa juga berbohong soal kondisi barang dagangan demi mendapat keuntungan yang banyak dan melimpah seperti yang terdapat dalam Surat Al-Muthaffifin ayat 1-3:

Artinya: "Celakalah bagi orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi. Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi." (QS. Al-Muthaffifin: 1-3)

Di sanalah Allah mengazab mereka dengan membakar seluruh barang dagangan dan memasukkannya ke dalam mulut mereka. Selain itu, neraka ini juga diperuntukkan bagi mereka yang melalaikan salat seperti yang difirmankan oleh Allah dalam Surat Al-Ma'un ayat 4-5:. 

"Maka celakalah bagi orang-orang yang salat, yaitu mereka yang telah melalaikan salatnya." (QS. Al-Ma'un: 4-5). (C)

Reporter: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga