86 Negara Bebas Visa Paspor Indonesia 2026, Berikut Daftar Lengkap dan Durasi Tinggal yang Berlaku
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Senin, 12 Januari 2026
0 dilihat
Kemudahan perjalanan internasional WNI pada 2026 ditandai bertambahnya negara tujuan yang memberikan fasilitas bebas visa. Foto: Repro Jawapos.
" Kemudahan akses perjalanan internasional bagi pemegang paspor Indonesia kian terbuka pada 2026 "

JAKARTA, TELISIK.ID - Kemudahan akses perjalanan internasional bagi pemegang paspor Indonesia kian terbuka pada 2026, seiring bertambahnya negara yang memberikan fasilitas bebas visa dan kemudahan masuk.
Kemudahan perjalanan luar negeri bagi warga negara Indonesia memasuki babak baru pada 2026. Berdasarkan pembaruan Passport Index per 9 Januari 2026, paspor Indonesia mencatatkan mobility score 91, menandakan akses yang semakin luas ke berbagai negara dan wilayah dunia.
Capaian ini mencerminkan meningkatnya daya jelajah paspor Indonesia dalam skema perjalanan global, baik melalui fasilitas bebas visa, visa on arrival, maupun electronic travel authorization.
Dengan mobility score tersebut, WNI dapat mengakses total 91 negara dan wilayah tanpa harus mengurus visa konvensional sejak jauh hari.
Dari jumlah itu, sebanyak 43 negara memberikan fasilitas bebas visa penuh. Sementara 43 negara lainnya menerapkan skema visa on arrival, dan lima negara memberlakukan izin perjalanan elektronik atau eTA yang diajukan secara daring sebelum keberangkatan.
Melansir dari Kompas, Senin (12/1/2026), secara peringkat, paspor Indonesia menempati posisi ke-59 dalam Passport Power Rank 2026 dengan tingkat jangkauan dunia mencapai 46 persen. Artinya, hampir setengah negara di dunia dapat dikunjungi WNI tanpa prosedur visa yang rumit.
Kondisi ini dinilai mempermudah perjalanan wisata, kegiatan bisnis lintas negara, hingga kunjungan keluarga dalam waktu singkat.
Fasilitas bebas visa menjadi skema paling sederhana karena pemegang paspor cukup membawa dokumen perjalanan yang masih berlaku dan mematuhi ketentuan imigrasi setempat. Meski demikian, setiap negara tetap menetapkan batas durasi tinggal yang harus diperhatikan agar tidak melanggar aturan keimigrasian.
Berikut daftar negara yang memberikan fasilitas bebas visa (visa free) bagi pemegang paspor Indonesia pada 2026, disusun agar mudah dicopy dan dibagikan:
Albania
Angola – 30 hari
Barbados – 90 hari
Belarus – 30 hari
Brasil – 30 hari
Brunei Darussalam – 14 hari
Kamboja – 30 hari
Chili – 90 hari
Kolombia – 90 hari
Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026? Begini Mekanisme Purbaya Atur PMK Baru ke Taspen
Dominika – 21 hari
Ekuador – 90 hari
Fiji – 120 hari
Gambia – 90 hari
Guyana – 30 hari
Haiti – 90 hari
Hong Kong – 30 hari
Iran – 15 hari
Kazakhstan – 30 hari
Kiribati – 90 hari
Laos – 30 hari
Makau – 30 hari
Malaysia – 30 hari
Mali – 30 hari
Micronesia – 30 hari
Maroko – 90 hari
Myanmar – 14 hari
Namibia – 30 hari
Wilayah Palestina
Peru – 180 hari
Filipina – 30 hari
Rwanda – 90 hari
Serbia – 30 hari
Singapura – 30 hari
Saint Vincent and the Grenadines – 90 hari
Tajikistan – 30 hari
Thailand – 60 hari
Timor Leste – 30 hari
Tunisia – 90 hari
Turkiye – 30 hari
Uzbekistan – 30 hari
Venezuela – 90 hari
Vietnam – 30 hari
Suriname – 90 hari
Selain bebas visa, sejumlah negara juga memberikan kemudahan melalui visa on arrival (VoA). Skema ini memungkinkan WNI mengurus visa setibanya di bandara atau pelabuhan negara tujuan.
Meski lebih praktis dibanding visa reguler, pelancong tetap diwajibkan mengisi formulir, menyiapkan dokumen pendukung, serta membayar biaya sesuai ketentuan.
Daftar negara yang menerapkan visa on arrival bagi WNI pada 2026 meliputi:
Armenia – 120 hari
Azerbaijan – 30 hari
Bangladesh – 30 hari
Bolivia
Burundi – 30 hari
Komoro – 45 hari
Republik Demokratik Kongo – 7 hari
Kuba – 90 hari
Djibouti – 90 hari
Guinea Ekuatorial
Ethiopia – 90 hari
Gabon – 90 hari
Guinea – 90 hari
Guinea-Bissau – 90 hari
India – 30 hari
Yordania – 30 hari
Kirgistan – 30 hari
Madagaskar – 90 hari
Malawi – 30 hari
Maladewa – 30 hari
Kepulauan Marshall – 90 hari
Mauritania – 90 hari
Mauritius – 60 hari
Mozambik – 30 hari
Nepal – 150 hari
Nikaragua – 30 hari
Nigeria – 90 hari
Oman – 30 hari
Pakistan – 30 hari
Palau – 30 hari
Papua Nugini – 60 hari
Qatar – 30 hari
Rusia – 30 hari
Samoa – 90 hari
Baca Juga: Persiapan Tes CPNS 2026: Berikut 8 Buku Bisa jadi Acuan
Sierra Leone – 30 hari
Sudan Selatan – 90 hari
Sri Lanka – 30 hari
Tanzania
Togo – 15 hari
Tuvalu – 30 hari
Uganda
Ukraina
Zimbabwe – 90 hari
Selain dua skema tersebut, terdapat pula negara yang mensyaratkan electronic travel authorization (eTA). Izin perjalanan ini diajukan secara daring sebelum keberangkatan dengan mengisi data pribadi dan rencana perjalanan. Persetujuan eTA biasanya dikirim secara elektronik dan menjadi syarat masuk saat pemeriksaan imigrasi.
Negara yang menerapkan sistem eTA bagi pemegang paspor Indonesia pada 2026 adalah:
Kenya – 90 hari
Saint Kitts and Nevis – 90 hari
Seychelles – 90 hari
Jepang – 15 hari
Pantai Gading – 90 hari
Dengan beragam kemudahan tersebut, pemegang paspor Indonesia tetap diimbau memperhatikan ketentuan imigrasi masing-masing negara, termasuk masa berlaku paspor, tiket kembali, serta batas durasi tinggal. Informasi resmi dari otoritas terkait perlu dicek secara berkala karena kebijakan keimigrasian dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan negara tujuan. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS