adplus-dvertising

Agar Bantuan Tepat Sasaran, Dinsos Konawe Imbau Kades dan Lurah Proaktif

Aris Syam, telisik indonesia
Jumat, 05 Agustus 2022
218 dilihat
Agar Bantuan Tepat Sasaran, Dinsos Konawe Imbau Kades dan Lurah Proaktif
Kadis Sosial Konawe, Agusuyono mengatakan para Kades dan lurah agar lebih proaktif dalam memberikan data usulan warganya yang akan menerima bantuan sosial baik itu PKH atau BPNT. Foto: Aris Syam/Telisik

" Dinas Sosial Konawe mengimbau kepada para kepala desa (Kades) atau lurah agar lebih proaktif dalam memberikan data usulan terhadap warganya untuk menerima bantuan sosial (Bansos), seperti program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT) "

KONAWE, TELISIK.ID - Dinas Sosial Konawe mengimbau kepada para kepala desa (Kades) atau lurah agar lebih proaktif dalam memberikan data usulan terhadap warganya untuk menerima bantuan sosial (Bansos), seperti program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT).

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Konawe, Agusuyono mengatakan, dalam pendataan yang lebih terdepan ada pihak pemerintah setempat dalam hal ini Kades atau lurah, karna mereka yang lebih paham dan mengetahui kondisi masyarakatnya.

Kemudian, data usulan yang mereka berikan ke pihak Dinsos itu merupakan hasil keputusan melalui Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan.


Desa atau kelurahan mereka masih ada sekian rumah tangga atau Kepala Keluarga (KK) yang berkategori kurang mampu, dan belum mendapatkan bantuan apapun.

"Sehingga dari rekomendasi itu kemudian kami melakukan penginputan ke SIKS-NG kemudian masuk ke dalam data terpadu kesejahteraan sosial," kata Agusuyono, Jumat (5/8/2022).

"Nanti setelah masuk, barulah tim kami turun langsung untuk melakukan verifikasi kelayakan. Untuk mengetahui jenis bantuan apa yang sebenarnya layak dan cocok untuk warga itu," tambahnya.

Baca Juga: Isak Tangis Keluarga Sambut Kepulangan Jemaah Haji Konawe

Agusuyono menyebut, hal itu dilakukan agar dapat disesuaikan dengan kebutuhannya , jika tidak seperti itu makan bisa jadi ada warga yang membutuhkan bantuan jenis tertentu tapi tidak diberikan sesuai apa yang dibutuhkan.

"Dan akhirnya bisa dikatakan bantuan tidak salah sasaran atau tidak tepat, dan itu biasa kita temukan," jelasnya.

Kemudian, data usulan yang diberikan ke pihaknya oleh pemerintah setempat harus benar-benar sesuai dengan kondisi yang ada, dalam hal ini layak mendapatkan bantuan bukan karena ada faktor lain sehingga yang layak itu tidak diusulkan.

Jika ada warga yang penerima bantuan namun telah meninggal atau ekonomi warganya sudah membaik, harus cepat dilaporkan, agar dapat ditindak lanjuti.

Baca Juga: Pembangunan Bendungan Pelosika, Sekda Ungkap Masalah Selain pembebasan Lahan

"Jadi kami sebenarnya bukan turun mendata dalam hal ini mengambil data awal tapi turunnya kami itu melakukan verifikasi dan validasi berdasarkan usulan yang sudah ada dari pihak pemerintah setempat," imbuhnya.

Olehnya itu, Agusuyono berharap, agar para Kades dan lurah terkait bantuan sosial baik itu PKH maupun BPNT, sekiranya harus proaktif dengan warganya. Juga harus berdasarkan petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pengelolaan Bansos di Konawe.

"Jangan sampai warganya sudah teriak-teriak mengeluh dan akhirnya Intansi kami lagi yang akan disoroti," tandasnya. (C-Adv)

Penulis: Aris Syam

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga