Agrowisata California Hadirkan Taman Kelinci Pertama di Sultra dan Aula Kapasitas Besar
Ana Pratiwi, telisik indonesia
Selasa, 27 Januari 2026
0 dilihat
Agrowisata California hadirkan taman kelinci pertama di Sultra. Foto: Ist.
" Agrowisata California menambah sejumlah fasilitas baru, termasuk aula berkapasitas besar dan wisata taman kelinci yang diklaim sebagai yang pertama di Sulawesi Tenggara "

KENDARI, TELISIK.ID - Agrowisata California menambah sejumlah fasilitas baru, termasuk aula berkapasitas besar dan wisata taman kelinci yang diklaim sebagai yang pertama di Sulawesi Tenggara.
Direktur Utama Agrowisata California, La Mimin, mengatakan pengembangan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan wisata keluarga yang tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan kesehatan.
“Tahun ini, alhamdulillah kami sudah memiliki aula yang bisa menampung sekitar 400 sampai 500 orang untuk kegiatan indoor,” ujar La Mimin kepada telisik.id, Selasa (27/1/2026).
Selain aula, Agrowisata California juga menghadirkan kolam renang serta wahana baru berupa wisata taman kelinci.
Baca Juga: Wagub Sulawesi Tenggara Kunjungi Agrowisata California, Lihat Langsung Potensi Wisata dan Edukasi
“Wisata kelinci ini masih sangat baru, sekitar dua minggu berjalan. Alhamdulillah, respons masyarakat mulai terlihat dan peminatnya terus bertambah,” katanya.
La Mimin menjelaskan, ke depan Agrowisata California akan difokuskan sebagai wisata edukatif yang mengintegrasikan sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan. Dari sisi peternakan, selain kuda, kini telah tersedia sapi dan ayam kampung.
“Ayam kampung yang kami kembangkan masih berusia sekitar satu bulan. Target kami adalah menghadirkan wisata panen telur ayam kampung. Sekarang sudah ada beberapa ekor yang mulai bertelur,” jelasnya.
Pengunjung nantinya tidak hanya bisa membeli telur, tetapi juga ayam kampung.
Selain itu, pengelola juga mengembangkan wisata berbasis kesehatan dengan menghadirkan madu asli yang disertai edukasi cara membedakannya dari madu nonalami.
“Pengunjung kami edukasi lewat eksperimen sederhana. Setelah itu, mereka dapat madu, bonus satu butir telur ayam kampung, dan tentu manfaat kesehatannya,” ungkap La Mimin.
Untuk tiket masuk saat ini Agrowisata California masih memberlakukan tarif Rp 20.000 per mobil dan Rp 10.000 per motor.
Namun, sistem tersebut direncanakan akan segera diubah menjadi tiket per orang.
“Selama ini masih tahap promosi. Kemungkinan bulan depan akan kami ubah menjadi tiket per orang dengan harga yang tetap terjangkau,” katanya.
Menjelang Ramadan, Agrowisata California juga menyiapkan fasilitas buka puasa bersama, kuliner, serta program wisata keluarga yang dikombinasikan dengan aktivitas berkuda, memancing, hingga memetik sayur dan buah langsung dari kebun.
Baca Juga: Agrowisata California Konsel jadi Rekomendasi Liburan Akhir Pekan, Tawarkan Sensasi Berkuda dan Memanah
Menurut La Mimin, konsep utama agrowisata ini adalah mengajak masyarakat kembali mengenal produk alam yang benar-benar asli dan organik di tengah maraknya produk instan dan berbahan kimia.
“Di sini masyarakat bisa melihat langsung, memetik sendiri, dan merasakan bahwa apa yang mereka konsumsi benar-benar alami,” tuturnya.
Ia berharap kehadiran Agrowisata California dapat mendorong masyarakat untuk kembali dekat dengan alam, menjaga lingkungan, serta menjalani pola hidup yang lebih sehat.
“Saya berharap masyarakat bisa teredukasi dan kembali ke hal-hal yang lebih natural,” pungkasnya. (C-Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS