JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut ada upaya Pilpres 2024 hanya akan diikuti oleh dua pasangan capres-cawapres yang dikehendaki mereka agar oposisi tidak bisa mengajukan capres dan cawapresnya.
Namun presiden 2 periode itu tidak menyebut siapa yang dimaksud mereka itu.
SBY juga mengatakan bahwa Partai Demokrat akan dijegal agar tidak bisa mencalonkan calon presiden dan wakil presidennya sendiri.
Akademisi politik beberapa kampus di Indonesia, Efriza menilai Indikasi pilpres hanya diikuti dua pasangan capres-cawapres memang memungkinkan terjadi.
Tetapi pernyataan SBY yang menganggap ada upaya itu juga disertai menjegal Demokrat dalam pencalonan di pilpres, menurut Efriza berlebihan dan kuat kekeliruannya.
