adplus-dvertising

Akun Herkules Kembali Unggah Jalan Provinsi Rusak Parah di Desa Bubu Butur

Aris, telisik indonesia
Jumat, 25 Februari 2022
1032 dilihat
Akun Herkules Kembali Unggah Jalan Provinsi Rusak Parah di Desa Bubu Butur
Jalan provinsi nampak rusak parah di Desa Bubu, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara. Foto: Ist

" Seorang pengguna jalan memperlihatkan kondisi jalan rusak yang sudah sangat parah di Buton Utara (Butur) "

BUTON UTARA, TELISIK.ID - Seorang pengguna jalan memperlihatkan kondisi jalan rusak yang sudah sangat parah di Buton Utara (Butur).

Dia pun langsung mempostingnya di sosial media Facebook dengan nama akun Herkules. Ia memperlihatkan kondisi jalan rusak yang berlubang-lubang di sepanjang jalan itu, terlihat pula sebuah motor terparkir di jalan itu.

Seperti yang dilihat Telisik.id dalam unggahan Herkules di Facebook, terdapat lubang-lubang di sepanjang jalan itu dan penuh dengan genangan air. Jalan rusak itu tepatnya terletak di Desa Bubu, Kecamatan Kambowa, Butur.


Diketahui jalan tersebut merupakan jalan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menurut pengakuan Herkules dalam unggahannya itu, dia pernah mengkritisi kontraktor yang melakukan pengaspalan pada jalan tersebut.

"Ini buktinya pengaspaln jln poros di desa bubu  kec, kambowa, kab, butur, yg sy kritisi kontraktonya berapa tahun lalu," tulis Herkules diunggahan Facebooknya, Kamis (24/2/2022).

Herkules mengungkapkan, saat itu dia pernah mengkritisi kegiatan pengaspalan di jalan tersebut, jika material yang dipakai pada pengerjaan jalan itu banyak bercampur tanah. Namun lagi-lagi, kata Herkules, alasan kontraktor bahwa materialnya sudah sesuai laboratorium.

"Jawabn saya waktu itu matrial yg di pake itu tdk sesuai krn byk campur tanah, trus pengaspalanx jg sy kritisi bhw aspalx tipis jg cara mrk mengaspal tdk teliti dan mrk krja tdk sesuai harapn kita smua sekrg telah trbukti apa yg sy sampaikn di medsos ,wkt itu hy mengharapkn pengawasan dri konsultanx," ujar Herkules di unggahan Facebooknya.

Bahkan Herkules mengungkapkan, setelah mereka selesai melakukan pengerjaan jalan tersebut, saat itu baru sebulan sudah mulai terkelupas.

Baca Juga: Bupati Buteng Ingatkan Kades Hati-Hati Gunakan Anggaran Desa

"Stlah slsai mrk krja wktu itu baru 1 bulan sdh mulai trkelupas yg alasan mrk kan masih ada biaya pemeliharaannya, kenyataanx kerusaknx yg lalu mrk tdk perbaiki," ungkap Herkules.

Herkules pun mengajak, masalah pada pekerjaan jalan tersebut untuk dijadikan pengalaman bagi semua pihak.

"Jdi pekerjaan pengaspalan jln di Butur kedepannya kita smua masyarakt Butur kita perketat pengawasanx, jgn kita percaya pengawas lpngn dri konsultanx. Yg simple simple aja," tulis Herkules mengakhiri.

Unggahan Herkules mengenai jalan rusak itu pun menuai beragam komentar dari warganet lainnya.

"Percuma di aspal kalau model begini  betul sekali ini pengalaman Herkules dan masyarakat punya peranan penting untuk di efaluasi  ketika ada pengaspalan ke depan," tulis akun La Pade dalam komentarnya.

"Hammmaaeee...smg  pemerintah tdk diam....," tulis akun Anton dalam komentarnya.

"Setiap kontraktor yg kerja jalan d butur harus dia  awasi oleh masyarakat sendiri supaya mereka kerja jalan yg bagus," tulis akun Sunardin Nadin dalam komentarnya

Baca Juga: Jatim Tercepat Penyaluran Dana Desa di Indonesia

Sementara itu, pada tahun 2022 ini, pekerjaan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Butur mendapat anggaran sebesar Rp 40 miliar lebih.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra, Burhanuddin.

"Tahun ini Butur besar 40 miliar lebih," kata Burhanuddin kepada awak media beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, akun Herkules juga pernah memposting di Facebook, soal aspal yang terkelupas di Desa Ronta Kecamatan Bonegunu. (B)

Reporter: Aris

Editor: Kardin

Baca Juga