adplus-dvertising

Ambles, Pemerintah Kebut Perbaikan Jembatan Ngaglik Lamongan

Try Wahyudi Ary Setyawan, telisik indonesia
Kamis, 31 Maret 2022
648 dilihat
Ambles, Pemerintah Kebut Perbaikan Jembatan Ngaglik Lamongan
Pengerjaan Jembatan Ngaglik di Lamongan. Foto: Ist.

" Percepatan perbaikan jembatan sangat vital dilakukan mengingat Jembatan Ngaglik berada di jalan poros nasional Lamongan "

SURABAYA, TELISIK.ID- Pembangunan jembatan Ngaglik di Lamongan dikebut. Pasalnya, jembatan tersebut diharapkan bisa melayani arus mudik lebaran tahun ini. Jembatan Ngaglik yang dikelola pemerintah pusat tersebut ambles pada hari Selasa (29/3/20220 lalu.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, percepatan perbaikan jembatan sangat vital dilakukan mengingat Jembatan Ngaglik berada di jalan poros nasional Lamongan.

Yang mana, jembatan tersebut merupakan bagian dari konektivitas Bromo-Tengger-Semeru (BTS) yang berlokasi di ruas Jalan Widang/Bedahan, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Tumenggungbaru, Tumenggungan, Lamongan.


"Jadi amblesnya Jembatan Ngaglik ini bisa berpengaruh pada perputaran perekonomian masyarakat. Maka, ini prioritas Pemprov Jatim untuk segera memperbaiki jembatan ini. Alhamdulillah saat kejadian tidak ada korban jiwa," ujarnya, Kamis (31/3/2022).

Mantan Mensos ini mengatakan, jembatan dengan bentang 25,8 meter yang dibangun pada tahun 1993 itu sudah mengalami pelebaran. Dan ketika jembatan ambles, area yang rusak berasal dari konstruksi lama sedangkan area penambahan baru masih utuh.

Baca Juga: Cari Pemimpin Layak Dipilih di Pemilu 2024, NU Jatim Gelar Forum Musyawarah Alim Ulama

"Penyebab kerusakan adalah karena desain jembatan yang dibangun dahulu belum memperhitungkan beban kendaraan seperti sekarang ini. Sehingga ke depan, seluruh jembatan perlu dievaluasi untuk mengukur kekuatan jembatan," jelasnya.

Baca Juga: Wabup Apresiasi Kontribusi Wakil Ketua II DPRD Kolut Kawal Anggaran di Pusat

Untuk itu, kata Khofifah pada hari amblesnya Jembatan Ngaglik, pemerintah sudah mendatangkan alat berat excavator 2 unit untuk membongkar dan membersihkan jembatan yang runtuh. Pengerjaan tersebut membutuhkan waktu 4 hari.

Selanjutnya, balok jembatan yang putus akan diganti dengan balok girder yang akan sampai dalam kurun waktu 10 hari. Sementara untuk pemasangan balok, dibutuhkan waktu 4 hari.

"Sesudahnya akan dipasang plat lantai jembatan yang butuh waktu 12 hari. Baru pengaspalan jembatan yang diperkirakan butuh waktu 1 hari saja. Insya Allah, H-10 lebaran atau sekitar 22 April 2022, Jembatan Ngaglik akan bisa beroperasi lagi," ungkapnya. (C)

Reporter: Try wahyudi Ari Setyawan

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga