Warga Puuwatu Minta Polresta Kendari Bersihkan Rumah Korban Pembunuhan
Gusti Kahar, telisik indonesia
Rabu, 18 Februari 2026
0 dilihat
Ketua RT 25, Desa Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Indra Bulan meneruskan keresahan warganya saat menghadiri kegiatan konferensi pers di Mapolresta Kendari, Rabu (18/2/2026). Foto: Gusti Kahar/Telisik
" Pasca pengungkapan kasus pembunuhan berencana terhadap perempuan berinisial AE (58) di Kompleks Jaya II, Desa Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, keresahan masih dirasakan warga sekitar lokasi kejadian "

KENDARI, TELISIK.ID - Pasca pengungkapan kasus pembunuhan berencana terhadap perempuan berinisial AE (58) di Kompleks Jaya II, Desa Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, keresahan masih dirasakan warga sekitar lokasi kejadian.
Ketua RT 25, Desa Tobuuha, Indra Bulan, mengaku warganya sampai saat ini masih merasa tidak nyaman dengan kondisi rumah korban yang masih terpasang garis polisi.
“Saya Ketua RT tempat pembunuhan AE. Jujur saja sampai saat ini kami warga RT 25 sangat resah atas situasi dan kondisi pasca terjadinya kasus pembunuhan tersebut,” ujarnya, Rabu (18/2/2026), saat menghadiri konferensi pers di Mapolresta Kendari.
Menurut Indra, kondisi rumah yang gelap karena listrik padam turut menambah kecemasan warga. Bahkan, kata dia, warga sekitar enggan masuk ke lokasi untuk sekadar mengisi token listrik.
Baca Juga: Tempat Cukur Madura dengan Harga Terjangkau Jadi Pilihan Warga Kota Kendari
“Lampu rumah di TKP sudah padam, warga untuk mengisi token listrik itu takut. Saya sudah sampaikan kepada mereka, tolong jangan ada yang masuk selama masih ada garis polisi dan jangan ada yang menyentuh barang-barang di dalam TKP,” tuturnya.
Mewakili pemerintah kelurahan dan kecamatan, Bulan menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian atas pengungkapan kasus tersebut.
Ia mengaku bersyukur setelah mendapat informasi bahwa pelaku telah ditangkap oleh aparat kepolisian. Namun demikian, warga berharap proses lanjutan di tempat kejadian perkara (TKP) segera dilakukan agar rumah korban bisa dibersihkan.
“Alhamdulillah seminggu kemudian saya mendapat informasi pelakunya sudah ditangkap. Tapi itu, kami ingin menyampaikan agar segera dilakukan olah TKP supaya rumah tersebut cepat dibersihkan, apalagi ini menjelang bulan puasa,” harap Bulan.
Merespons hal tersebut, Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Edwin L. Sengka, atas arahan dari Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, segera mengaminkan permintaan warga.
Baca Juga: Personel Polres Bombana Lakukan Kekerasan pada Mahasiswa dan Warga Saat Demo Penolakan Industri PT SIP
"Segera, kapolres yah, kalau perlu rekonstruksi, sehingga segera bisa dinyalakan lampunya. Hari ini sekira-kiranya besok kalau bisa," minta Kapolda Sultra, Agung.
"Siap pak, segera," jawab Kapolresta Kendari, Edwin.
Kapolda Agung juga meminta kepada masyarakat sekitar TKP untuk tidak ragu memberikan informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan kasus ini.
“Kalau ada masyarakat sekitar yang memiliki informasi, meskipun menurut mereka hal kecil, bisa jadi itu hal besar bagi kami. Silakan disampaikan kepada kami,” ujar penyidik. (A)
Penulis: Gusti Kahar
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS