

MUNA, TELISIK.ID - Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Muna Tahun 2020 akhirnya ditetapkan menjadi Perda, Selasa (13/10/2020).
Ketua DPRD Muna, La Saemuna menerangkan, penetapan APBD-P tersebut telah melalui rangkaian rapat pembahasan di Badan Anggaran (Banggar) dan rapat gabungan komisi.
Adapun rincian anggaran terdiri atas, pendapatan yang semula Rp 1.273.001.592.000 berkurang sebesar Rp 133.747.509.072 sehingga jumlah pendapatan setelah perubahan sebesar Rp 1.239.254.082.928. Lalu belanja, semula Rp 1.260.820.870.320 bertambah Rp 14.323.427.121. Jumlah belanja setelah perubahan Rp 1.275.144.342.441 mengalami defisit sebesar Rp 35.890.259.513.
Kemudian, untuk pembiayaan terdiri dari penerimaan pembiayaan semula Rp 4.953.445.000 bertambah menjadi Rp 48.070.981.193, sehingga jumlah penerimaan pembiayaan setelah perubahan sebesar Rp 53.024.426.193. Selanjutnya, pengeluaran pembiayaan semula Rp 17.134.166.680 . Nah, dengan demikian pembiayaan netto sebesar Rp 35.890.259.513.