Awas, Ini Penyebab dan Gejala Flu Burung pada Manusia

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Jumat, 26 Agustus 2022
0 dilihat
Awas, Ini Penyebab dan Gejala Flu Burung pada Manusia
Flu burung merupakan virus yang berasal dari unggas dan bisa menjangkiti manusia. Foto: Repro Reuters

" Penyakit flu burung atau Avian influensa (AI) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influensa Tipe A subtipe H5N1 dari family Orthomyxoviridae yang menyerang burung/unggas/ayam "

KENDARI, TELISIK.ID - Salah satu penyakit yang dapat tertular dari hewan unggas ke manusia adalah flu burung. Sehingga harus diwaspadai, khususnya jika berada di peternakan unggas.

Dikutip disnakkan.grobogan.go.id, penyakit flu burung atau Avian influensa (AI) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influensa Tipe A subtipe H5N1 dari family Orthomyxoviridae yang menyerang burung/unggas/ayam.

Penyakit ini bersifat zonosis yang selain dapat menular dari unggas ke unggas lain dapat pula menular dari unggas ke manusia.

Melansir alodokter.com, flu burung disebabkan oleh infeksi virus influenza tipe A yang berasal dari burung.

Sebagian besar jenis virus flu burung hanya dapat menyerang dan menular pada unggas, baik unggas liar atau unggas peternakan, seperti ayam, bebek, angsa, dan burung.

Namun, ada beberapa jenis virus flu burung yang bisa menginfeksi manusia, yaitu H5N1, H5N6, H5N8, dan H7N9. Selain itu, terdapat penularan virus flu burung jenis baru, yaitu jenis H10N3.

Unggas yang terinfeksi flu burung akan mengeluarkan virus melalui air liur, lendir, dan kotorannya.

Penularan virus dapat terjadi ketika seseorang melakukan kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi, misalnya menyentuh atau menghirup percikan cairan saluran pernapasan (droplet) unggas tersebut.

Baca Juga: Tak Hanya Baik Bagi Kesehatan, Ini 3 Manfaat Alpukat untuk Kehidupan Seksual

Selanjutnya, virus flu burung akan masuk ke dalam tubuh jika orang tersebut menyentuh area mata, hidung, atau mulut.

Perlu diketahui, penularan flu burung antarmanusia diduga juga dapat terjadi, tetapi kondisi ini sangat jarang terjadi.

Selain itu, seseorang lebih berisiko terinfeksi virus flu burung jika memiliki faktor berikut ini:

- Bekerja sebagai peternak unggas.

- Berada dekat dengan unggas yang terinfeksi.

- Pergi ke daerah atau tempat terjadinya infeksi flu burung.

- Sering mengonsumsi daging atau telur unggas yang tidak matang.

- Bekerja sebagai tenaga kesehatan yang merawat penderita flu burung.

- Memiliki anggota keluarga yang menderita flu burung.

Gejala flu burung umumnya baru muncul setelah 2–5 hari terpapar virus ini. Gejala yang timbul pada tiap penderita juga dapat berbeda-beda, mulai dari yang ringan hingga parah.

Baca Juga: 5 Obat Sakit Gigi Alami Cepat Sembuh

Secara umum, penderita flu burung akan mengalami gejala berupa:

- Demam

- Batuk

- Sakit tenggorokan

- Hidung berair atau tersumbat

- Sakit kepala

- Nyeri otot

- Kelelahan

- Sesak napas

Pada beberapa kasus, gejala lain yang juga dapat timbul antara lain:

- Muntah

- Sakit perut

- Diare

- Gusi berdarah

- Mimisan

- Nyeri dada

- Mata merah (konjungtivitis)

Pada kasus infeksi berat, flu burung bahkan bisa menyebabkan pneumonia, acute respiratory distress syndrome (ARDS), gagal napas, kejang, dan gangguan sistem saraf.

Jika ada gejala di atas, maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis. (C)

Penulis: Fitrah Nugraha

Editor: Kardin

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga