KENDARI, TELISIK.ID - Sekretaris Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Tenggara (Sultra) Basran mengatakan, selama pandemi virus COVID-19 melanda Sultra, penjualan perumahan bersubsidi anjlok hingga 70 persen.

Real Estat Indonesia (REI) Sultra mengharapkan, dukungan pencairan pembiayaan yang cepat dari pemerintah dan perbankan agar semuanya bisa berjalan.

"Kapasitas kami di Sulawesi Tenggara sudah mampu untuk mengejar jumlah perumahan sesuai dengan target, masalahnya ada pada anggaran subsidinya, proses di Kementerian PUPR, Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) dan perbankan, tapi pemerintah masih mempersulit," ungkapnya, Selasa (2/6/2020).

Baca juga: 11 Orang Jadi Tersangka Judi Banting Koin di Wakatobi

Menurut Basran, pihak perbankan dalam masa krisis ini sangat selektif dan membatasi konsumen rumah MBR hanya untuk ASN/TNI/Polri/karyawan BUMN dan karyawan swasta yang memiliki penghasilan tetap (fix income).