KENDARI, TELISIK.ID - Indonesia akhir-akhir ini sering mengalami gampa bumi. Fenomena alam ini merupakan kehendak Allah SWT, yang tidak bisa manusia cegah untuk tidak terjadi.
Meski demikian, bukan berarti seseorang tidak boleh berusaha menyelamatkan diri dari gempa tersebut. Hanya saja, korban gempa bisa selamat dalam ‘golden times’ jika dibekali dengan pengetahuan dan persiapan. Kesiapsiagaan diri sendiri bisa menyelamatkan jiwa dari gempa sebesar 35 persen.
Lalu ada dukungan keluarga sebesar 31,9 persen, dukungan teman dan tetangga 28,1 persen, dan dukungan orang sekitar 2,9 persen. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dani Ramdan, masyarakat bisa berbagi pemahaman yang sama tentang mitigasi gempa.
Kata Dani, gempa bumi terjadi secara tiba-tiba dan tanpa adanya peringatan. Gempa dapat terjadi di mana saja dan berpotensi menimbulkan kerusakan besar dalam waktu singkat.
Dani menuturkan, berdasarkan hasil penelitian dan survei di Jepang usai bencana Great Hansin Earthquake 1995, diketahui ada istilah ‘golden times’ yakni durasi korban untuk menyelamatkan diri dari gempa.
