BOMBANA, TELISIK.ID - Cengkeh adalah salah satu komoditi tanaman yang menjadi harapan penyambung hidup masyarakat tani di Kabupaten Bombana, khususnya di Pulau Kabaena.

Setiap memasuki pertengahan tahun, petani bakal disibukan dengan aktivitas panen cengkeh, namun tahun ini (2022) para petani menghadapi kondisi yang berbanding terbalik dari tahun-tahun sebelumya, yakni pohon cengkeh mengalami kondisi tidak berbuah.

Arsi salah satu warga di Pulau Kabaena mengaku, tahun ini tanaman cengkeh tidak berbuah atau cengkeh gagal panen.

"Tidak ada buahnya kasihan, tidak ada yang panen. Biasanya kami panen pada bulan-bulan Juni sampai September. Semoga jambu mente tidak lagi gagal karena sementara sudah ada yang berbunga," urainya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Rahmatia mengatakan, penyebab gagal panen diduga petani yang tidak pernah melakukan pemupukan.