adplus-dvertising

Di Tangan Bupati Kery, Pemerintahan Konawe Makin Inovatif

Muhamad Surya Putra, telisik indonesia
Kamis, 18 Februari 2021
1210 dilihat
Di Tangan Bupati Kery, Pemerintahan Konawe Makin Inovatif
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengimbau para OPD terus meningkatkan Kinerjanya. Foto: Muh. Surya Putra/Telisik

" Jadi, pimpinan OPD itu harus mengerti bagaimana menyusun program. Supaya ada feedback dari apa yang sudah terlaksana. Itu menjadi bahan evaluasi kami selaku pimpinan daerah di Konawe. "

KONAWE, TELISIK.ID - Di masa pemerintahan Kery Saiful Konggoasa bersama Gusli Topan Sabara yang berakronim KSK-GTS, pembangunan di Kabupaten Konawe terus meningkat.

Sukses tidaknya program pembangunan di suatu daerah, bukan hanya karena peran pemimpin daerahnya. Namun, ada peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi ujung tombak pelaksanaan visi misi pembangunan di daerah.

Duet Kery Saiful Konggoasa - Gusli Topan Sabara yang berlatar belakang politisi ini begitu menyadari peran OPD yang sangat vital tersebut.


Oleh karenanya, KSK-GTS meminta OPD lebih inovatif menggagas program dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Konawe 2018-2023.

 

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara.Foto: Muh. Surya Putra/Telisik

 

Wakil Bupati (Wabup) Konawe Gusli Topan Sabara meminta OPD lingkup Pemkab telaten mengejawantahkan dokumen RPJMD menjadi program-program unggulan di setiap instansi masing-masing.

Ia mengatakan, roh yang ada dalam visi Konawe Gemilang harus diaplikasikan secara inovatif kedalam rencana strategis (Renstra) yang disusun oleh setiap OPD.

"Jadi, pimpinan OPD itu harus mengerti bagaimana menyusun program. Supaya ada feedback dari apa yang sudah terlaksana. Itu menjadi bahan evaluasi kami selaku pimpinan daerah di Konawe," ujar Gusli beberapa waktu lalu.

Baca juga: Rusman Larang Penjemputan dan Konvoi

Lebih lanjut Gusli menyebut, sebagai contoh, OPD yang mempunyai tugas menjaga stabilitas ekonomi dan pangan di Konawe, harus mencetuskan gagasan program yang bisa membuat kondisi pangan setempat tetap terjaga.

Aplikasi di lapangan dengan gencar melakukan edukasi dan sosialisasi sesuai tupoksi OPD, juga diperlukan agar sasaran program tersebut bisa berjalan secara maksimal.

"Lebih bagus lagi kalau bekerja secara teamwork. Menyangkut stabilitas pangan, berarti ada sektor pertaniannya, ketahanan pangan, perikanan, peternakan dan perdagangan. Kalau bekerja kolektif dalam mendukung visi misi KSK-GTS, itukan lebih bagus," pungkasnya.

Dengan memahami renstra yang sudah disusun itu, menurut Ketua DPD PAN Konawe itu, pimpinan OPD harusnya bisa bekerja secara otomatis tanpa perlu keseringan bertanya kepada pimpinan daerah.

Dalam artian, tanpa perlu diarahkan, pimpinan OPD sudah tahu apa yang harus dikerjakan dalam mendukung ide dan pikiran bupati-wakil bupati.

"Kalau sering-sering baca Renstra, pasti akan paham itu. Kadis-kadis tidak ada lagi yang bertanya, bagaimana ini pak, apa lagi yang harus kami kerjakan," katanya.

Sebelumnya, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa meminta semua bawahannya untuk kreatif dalam menjalankan tupoksi. Di periode keduanya menakhodai Konawe pula, Kery menginginkan bawahannya lebih meningkatkan kinerja dalam menggagas program-program inovatif bagi masyarakat.

Keinginan itu tak lain untuk mewujudkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah setempat.

Baca juga: Bupati Muna Ekspose Potensi Batu Kapur dan Jagung Kuning ke Kepala BKPM

"Saya minta aparatur sipil negara (ASN) lebih kreatif dan inovatif. Apalagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kita sangat terbatas," harap mantan Ketua DPRD Konawe itu.

Dia menambahkan, tiap pimpinan OPD harus memahami tupoksi yang diemban dalam bekerja. Yang mesti diperhatikan, katanya, yakni kinerja maksimal instansi tersebut dalam melayani masyarakat.

Namun yang tak boleh dilupa, menurut Kery, OPD juga harus berinovasi untuk menambah pundi-pundi rupiah bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Konawe.

Bupati Konawe dua periode itu menyebut, pimpinan OPD harus mendahulukan kewajiban sebelum menuntut atau meminta hak dari Pemkab Konawe.

"Kalau kamu sudah berbuat, pasti saya perhitungkan. Sebab perlu dipahami, membangun daerah itu bukan hanya sekedar membangun hotel, atau sebagainya. Melainkan, bagaimana membangun kesejahteraan masyarakat di Konawe," pungkasnya.

 

Sekda Konawe, Ferdinan Sapan. Foto: Muh. Surya Putra/Telisik

 

Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Ferdinan Sapan turut serta mendukung program pemerintah yang dinakhodai oleh Kery-Gusli. Ia mengatakan, visi misi bupati dan wakil bupati adalah tanggung jawab bersama.

Sebagai Jenderal ASN, Ferdinan menjamin kekompakan kerja di semua lintas sektoral yang mempunyai peran yang sangat penting bagi kemajuan daerah.

"Kami akan selalu bekerjasama dengan penuh inovasi dan kreatif untuk mensukseskan visi Konawe Gemilang," tutupnya. (A) ADV

Reporter: Muh. Surya Putra

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga