adplus-dvertising

Dijual pada Lelaki Hidung Belang, Tiga Gadis Bersaudara Nekat Kabur

Thamrin Dalby, telisik indonesia
Rabu, 02 Februari 2022
0 dilihat
Dijual pada Lelaki Hidung Belang, Tiga Gadis Bersaudara Nekat Kabur
Saksi dan korban saat melapor di Polsek Mandonga. Foto: Thamrin Dalby/Telisik

" Dua gadis yang masih di bawah umur itu dijual oleh temannya sendiri, dan kejadian tersebut sudah berlangsung lebih dari tiga bulan "

KENDARI, TELISIK.ID - Dengan diantar oleh warga, dua gadis bersaudara melapor ke Polsek Mandonga pada Selasa (1/2/2022) sore. Mereka adalah korban human trafficking atau penjualan orang.

Kedua gadis itu masih di bawah umur. Mereka mengaku dijual oleh temannya sendiri, dan kejadian tersebut sudah berlangsung lebih dari tiga bulan.

Dari keterangan saksi Nirmawati, warga Jalan R, Suprapto Kecamatan Mandonga, pada Senin malam (31/1/2022) terjadi keributan di belakang rumahnya. Di mana sekelompok pemuda mendatangi rumah kos dan mencari tiga orang wanita.

Para pemuda itu mengaku, salah seorang dari tiga wanita tersebut adalah adiknya. Namun dua dari tiga bersaudara itu berhasil melarikan diri yaitu EA (16 tahun) dan adiknya AT (15 tahun). Sementara LI berhasil ditemukan di dalam rumah kos dan dibawa pergi oleh para pemuda itu.

"Semula saya kaget karena ada keributan di rumah kos belakang rumah saya, dan saya keluar ternyata ada lebih 20 orang anak muda dia cari katanya adiknya yang lari dari rumah. Dua orang ini berhasil lari sementara satu orang mereka berhasil tangkap dan tidak tahu dibawa ke mana,"  ucap Nirma.

Baca Juga: Polisi dan BBKSDA Sumut Tangkap Dua Pemuda Perdagangkan Satwa Dilindungi Negara

Nirma lalu bertanya kepada dua anak yang sempat melarikan diri, alasan mereka dikejar. Anak-anak itu mengaku akan dijual.

Sementara itu, di depan polisi, EA mengaku bahwa semula ia dan adiknya mencari kos dan akhirnya tinggal di rumah pelaku, GB.

Namun mereka tidak menyangka kebaikan GB ternyata ada maksudnya. GB menjual EA dan dua saudaranya kepada lelaki hidung belang, dan kejadian tersebut sudah berlangsung selama tiga bulan lebih.

Baca Juga: Dikira Sabu 3 Kilogram Ternyata Garam, Polisi di Medan Kena Tipu

Karena tidak tahan dengan kekerasan yang mereka alami jika nenolak, akhirnya pada Jumat (28/1/2022) subuh, mereka berhasil melarikan diri dan tinggal di rumah kos di belakang rumah saksi Nirma.

Hingga saat ini Polsek Mandonga masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. (A)

Reporter: Thamrin Dalby

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga