adplus-dvertising

Dinilai Hanya Gertak Alihkan Saham dari Bank Sultra, Ali Sadikin: Kredibilitas Pemkab Tetap Dijaga

Sunaryo, telisik indonesia
Senin, 18 Januari 2021
3531 dilihat
Dinilai Hanya Gertak Alihkan Saham dari Bank Sultra, Ali Sadikin: Kredibilitas Pemkab Tetap Dijaga
Bank Sultra Cabang Raha. Foto: Sunaryo/Telisik

" Ini bicara bukan pada dendam politik, tetapi bagaimana seseorang yang menduduki jabatan bisa lebih profesional. "

MUNA, TELISIK.ID - Rencana pengaliham saham Pemkab Muna dari Bank Sultra ke bank-bank lain dinilai sejumlah kalangan hanya untuk menakut-nakuti oknum Komisaris Bank Sultra, RA.

Politisi Golkar, Muhamad Rahim mengatakan, persoalan pengalihan saham harus diseriusi. Sebab bila saham tidak jadi dialihkan, maka dianggap sebagai 'gertak sambal' yang membuat kredibilitas Pemkab menjadi rusak dan hilang kepercayaan dari publik.

"Jadi persoalan ini harus diseriusi. Kami mendukung langkah Pemkab itu,  asal betul-betul dilakukan," kata Rahim, Senin (18/1/2021).


Masyarakat menurutnya, menginginkan perbankan jauh dari hiruk pikuk politik, sehingga dapat dikelola secara profesional. Olehnya itu juga, dibutuhkan ketegasan dari Gubernur Sultra, Ali Mazi agar dapat menentukan sikapnya. Karena, bila dibiarkan hanya karena ulah seseorang, dapat merusak tatanan di tubuh bank berplat merah itu.  

"Ini bicara bukan pada dendam politik, tetapi bagaimana seseorang yang menduduki jabatan bisa lebih profesional," ujarnya.

Baca juga: DPRD dan Pemkab Muna Beda Pandangan Soal Pinjaman Rp 400 Miliar

Menanggapi hal tersebut, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Muna, Ali Sadikin menegaskan, tidak ada tawar-menawar lagi dalam persoalan di Bank Sultra. Pemkab sudah melakukan langkah-langkah dengan mengadukan RA ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kredibilitas Pemkab tetap kami jaga. Tidak ada tawar menawar lagi, tetap akan dilakukan (pengalihan)," tegas Ali Sadikin.

Tekad Pemkab untuk memindahkan keseluruhan dana dari Bank Sultra, menurut mantan Sekretaris DLH itu sudah bulat. Ia tekankan, bukan saja saham sebesar Rp 10 miliar, namun Dana Desa, dana BOS, DAK dan gaji ASN seluruhnya akan dialihkan.

"Kami sudah dapat kabar, banyak yang telah melakukan manuver. Kita tinggal lihat nanti," terangnya.  

Sementara itu, RA selaku Komisaris Bank Sultra sampai berita ini dinaikkan belum memberikan keterangan resmi. Dihubungi berkali-kali, ponselnya pun tidak pernah nyambung. (B)

Reporter: Sunaryo

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Baca Juga