Dinkes dan Hakli Muna Barat Latih Keamanan Pangan Siap Saji pada Penjamah Makanan SPPG
Aldin, telisik indonesia
Senin, 18 Mei 2026
0 dilihat
Kepala Dinas Kesehatan Muna Barat saat memberikan materi manajemen kepada relawan SPPG Kecamatan Wadaga dan Tiworo Utara. Foto: Aldin/Telisik
" Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Himpunan Kesehatan Ahli Lingkungan Indonesia (Hakli) Muna Barat, gelar pelatihan keamanan pangan siap saji "

MUNA BARAT, TELISIK.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Himpunan Kesehatan Ahli Lingkungan Indonesia (Hakli) Muna Barat, gelar pelatihan keamanan pangan siap saji bagi penjamah makanan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Wadaga dan Kecamatan Tiworo Utara untuk mendapatkan sertifikat layak operasional.
Kepala Dinas Kesehatan Mubar, Arif Ndaga mengatakan, setiap SPPG yang baru harus dilakukan pelatihan dengan tujuan untuk mendapatkan sertifikat agar memenuhi syarat melakukan kegiatan SPPG pada setiap daerah.
"Dengan pelatihan ini kita memberikan edukasi, sosialisasi baik dari faktor higenis lingkungannya, keberhasilan relawannya, maupun jenis-jenis kegiatan lain pada tiap SPPG," ungkap Arif Ndaga, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, dengan beberapa pemateri yang ahli di bidang masing-masing, audiens bisa memahami tugas dan menerapkannya saat kembali bertugas sebagai relawan SPPG.
"Di kegiatan ini banyak pemateri, ada yang membahas tentang masalah lingkungannya, tentang pangan, masalah penyajian bahan-bahan makanan dan saya materi bagian manajemennya," kata Arif.
Baca Juga: Bupati, Gubernur Sultra dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Kolaborasi Bangun Infrastruktur Muna
Ketua HAKLI, Ali Muharram mengatakan, adanya pelatihan ini agar tiap SPPG memahami bagaimana menerapkan pangan cepat saji untuk diberikan kepada setiap penerima manfaat.
Ia juga melihat sering adanya komplain mengenai menu yang disajikan, pada awalnya karena pengelolaan makanan yang belum memenuhi standar.
"Jadi lewat kegiatan ini kita memeberikan pengetahuan bagaimana mengelola makanan baik dan benar," jelasnya.
Ia berharap semua relawan tiap SPPG dapat memahami pelatihan yang diberikan agar mencegah hal-hal yang tidak diinginkan karena menu yang disajikan dikonsumsi oleh masyarakat banyak.
Baca Juga: Kajari Muna Minta Laporkan Anak Buahnya yang Minta Proyek
Tindak lanjut dari kegiatan pelatihan ini, Dinkes Mubar bersama Hakli Mubar akan melakukan inspeksi lapangan yang akan dilaksanakan tiap enam bulan sekali, untuk memantau apakah mereka sudah memahami atau belum.
Sementara itu, Kepala SPPG Kecamatan Wadaga, Muh. Arif Rahman Shiddiq mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan tiap SPPG, khususnya SPPG Kecamatan Wadaga.
"Adanya pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman bagi relawan apalagi pematerinya dari Dinkes yang sesuai dengan keahlian masing-masing," ungkapnya. (A)
Penulis: Aldin
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS