Dukung Program Merdeka Belajar, Bupati Muna Bakal Terbitkan Perbup

Sunaryo, telisik indonesia
Kamis, 03 Agustus 2023
0 dilihat
Dukung Program Merdeka Belajar, Bupati Muna Bakal Terbitkan Perbup
Bupati Muna, LM Rusman Emba dan Widyaprada Ahli Madya Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tenggara, La Siara. Foto: Sunaryo/Telisik

" Pemda Muna telah dua tahun menjalankan kurikulum merdeka belajar yang merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi "

MUNA, TELISIK.ID - Pemda Muna telah dua tahun menjalankan kurikulum merdeka belajar yang merupakan program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Program tersebut diaplikasikan pada sekolah-sekolah penggerak.Nah, di Bumi Sowite saat ini, telah ada 25 sekolah penggerak.

Bupati Muna, LM Rusman Emba sangat mendukung program tersebut. Sebagai bentuk dukungan, ia akan menerbitkan peraturan bupati (Perbup).

"Kita sangat mendukung program merdeka belajar dalam rangka memperkuat beragam aspek pendidikan, mulai dari kurikulum, penguatan siswa dan tenaga pengajar (SDM) hingga bantuan-bantuan pendidikan," kata Rusman, Kamis (3/8/2023).

Baca Juga: Kantor UPTB Samsat Muna Mulai Dibangun, Kapolres Ingatkan Kontraktor Sesuai RAB

Widyaprada Ahli Madya Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tenggara, La Siara menerangkan, program merdeka belajar, selama ini biayanya ditanggung kementerian. Nah, tiga tahun ke depan akan di-take over oleh pemda.

"Jadi kebijakan kepala daerah dibutuhkan. Salah satunya melalui Perbup sebagai payung hukumnya," kata La Siara.

Ia mengapreasiasi Bupati, LM Rusman Emba yang merespon cepat program itu dengan akan menerbitkan Perbup. Itu bukti sebagai kepala daerah, bupati dengan tanggap menindaklanjuti apa yang menjadi program kementerian.

"Pak bupati sangat responsif. Kami sangat mengapresiasi itu," katanya.

Baca Juga: Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Diperpanjang Dua Bulan

Sementara itu, Kabid GTK Dikbud Muna, La Ode Sarmin menerangkan, untuk sekolah penggerak memasuki angkatan ketiga yang berjumlah 25 sekolah mulai dari TK-SMP. Sekolah penggerak itu menjadi contoh pelaksanaan kurikulum merdeka.

"Kita berharap ke depan jumlah sekolah bertambah lagi," pintanya.

Program merdeka belajar merupakan konsep pengembangan pendidikan. Di mana seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi agen perubahan (agent of change). Para pemangku kepentingan tersebut meliputi keluarga, guru, institusi pendidikan, dunia industri dan masyarakat.

Ada tiga indikator keberhasilan program berdeka belajar yang digagas kementerian yakni, partisipasi siswa-siswi dalam pendidikan Indonesia yang merata, pembelajaran yang efektif dan tidak adanya ketertinggalan anak didik. (A)

Penulis: Sunaryo

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga