adplus-dvertising

Ekonomi Jadi Faktor Dominan Tingginya Perceraian di Konawe

Muhamad Surya Putra, telisik indonesia
Selasa, 08 September 2020
1162 dilihat
Ekonomi Jadi Faktor Dominan Tingginya Perceraian di Konawe
Humas Pengadilan Agama Unaaha, Massadi. Foto: Muh. Surya Putra/Telisik

" Nah, kondisi pergolakan itu lah yang memicu situasi rumah tangga tidak harmonis lagi, kebutuhan rumah tangga cukup tinggi sementara aktivitas di luar terbatas. "

KONAWE, TELISIK.ID - Pandemi COVID-19 mengakibatkan persoalan diberbagai sektor kehidupan. Bukan hanya ekonomi dan pendidikan, pandemi COVID-19 ini pun menjadi pemicu tingginya angka perceraian di Kabupaten Konawe.

Dari kasus perceraian di Kabupaten Konawe yang semakin tinggi pada 2020 ini, faktor Ekonomi menjadi alasan dominan yang menyebabkan kasus perceraian di Konawe semakin tinggi dari tahun sebelumnya.

Hal ini diungkapkan Humas Pengadilan Agama Unaaha, Massadi. Katanya, di masa pandemi ini akan berbeda dengan sebelumnya, ketika aktivitas orang berbatas, sementara kebutuhan dasar itu tetap maka di situlah akan muncul pergolakan.


"Nah, kondisi pergolakan itu lah yang memicu situasi rumah tangga tidak harmonis lagi, kebutuhan rumah tangga cukup tinggi sementara aktivitas di luar terbatas," ujarnya, Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Tanya Gaji dan Upah, Karyawan PDAM Busel Malah Dipecat

Dari data Pengadilan Agama Unaaha, tingkat perceraian di Konawe meningkat. Jumlah pendaftar gugatan dalam satu hari mencapai 20 hingga 30 orang. Hingga kini, terdaftar 565 perkara gugatan cerai karena alasan ekonomi, KDRT dan kasus lainnya.

"Tahun 2019 hanya sekira 500-an kasus perceraian dan tahun 2020 di bulan September saja sudah mencapai 600-an dan sampai akhir tahun akan melebihi angka itu," ungkap Massadi yang juga Hakim di PA Unaaha itu.

Lanjutnya, Massadi menyebut pelayanan yang ada di Pengadilan Agama Unaaha tetap berjalan normal hanya saja proses yang dilaksanakan tetap memperhatikan protokol kesehatan guna menekan angka penyebaran COVID-19 di Konawe.

Reporter: Muh. Surya Putra

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga