KONAWE, TELISIK.ID - Pandemi COVID-19 mengakibatkan persoalan diberbagai sektor kehidupan. Bukan hanya ekonomi dan pendidikan, pandemi COVID-19 ini pun menjadi pemicu tingginya angka perceraian di Kabupaten Konawe.
Dari kasus perceraian di Kabupaten Konawe yang semakin tinggi pada 2020 ini, faktor Ekonomi menjadi alasan dominan yang menyebabkan kasus perceraian di Konawe semakin tinggi dari tahun sebelumnya.
Hal ini diungkapkan Humas Pengadilan Agama Unaaha, Massadi. Katanya, di masa pandemi ini akan berbeda dengan sebelumnya, ketika aktivitas orang berbatas, sementara kebutuhan dasar itu tetap maka di situlah akan muncul pergolakan.
"Nah, kondisi pergolakan itu lah yang memicu situasi rumah tangga tidak harmonis lagi, kebutuhan rumah tangga cukup tinggi sementara aktivitas di luar terbatas," ujarnya, Selasa (8/9/2020).
Baca juga: Tanya Gaji dan Upah, Karyawan PDAM Busel Malah Dipecat
