Oleh: Hamsina Halisi Alfatih
Pemerhati Sosial
KONDISI ekonomi yang lemah nampaknya tidak hanya berpengaruh pada lesunya usaha para pengusaha. Belum lagi di tengah pandemi COVID-19 saat ini lemahnya perekonomian ternyata berdampak besar pada tingginya angka perceraian kali ini menyasar Kabupaten Konawe.
Dari kasus perceraian di Kabupaten Konawe yang semakin tinggi pada 2020 ini, faktor ekonomi menjadi alasan dominan yang menyebabkan kasus perceraian di Konawe semakin tinggi dari tahun sebelumnya.
Hal ini diungkapkan Humas Pengadilan Agama Unaaha, Massadi. Menurutnya "Di masa pandemi ini akan berbeda dengan sebelumnya, ketika aktivitas orang berbatas, sementara kebutuhan dasar itu tetap maka di situlah akan muncul pergolakan. Nah, kondisi pergolakan itulah yang memicu situasi rumah tangga tidak harmonis lagi, kebutuhan rumah tangga cukup tinggi sementara aktivitas di luar terbatas." (Telisik.id, 8/9/20)
