SIOMPU, TELISIK.ID - Menjalin tali silaturahmi merupakan perintah Nabi Muhammad. Di Kecamatan Siompu, Buton Selatan (Busel), perintah nabi ini dikemas dalam bentuk Ritual sakral yang disebut, Metau'a, atau festival Adat tahunan.
Sekretaris panitia pelaksana, Amir Sarlito mengatakan, ritual Metau'a ini merupakan festival Adat tahunan yang dilaksanakan para lembaga adat Siompu di Baruga adat Nggulangula. Kegiatan ini dimulai sejak 11 sampai 17 November. Diwaktu itu, berbagai ritual dilaksanakan seperti tari Kamboto atau Linda selama tiga hari tiga malam.
Pada puncak acara, tari Linda tersebut kembali ditampilkan dengan jumlah 300 penari dalam bentuk kolosal. Kemudian dilanjutkadengan tari Pajoge. Setelah tari-tarian selesai acara dilanjutkan dengan makan bersama atau pekande-kandea di dalam Baruga. Dalam acara makan bersama itu, 300 talang disiapkan dengan berbagai sajian menu khas setempat.
"Kemudian penampilan tarian perang, Fimani dari kamanu-manu, serta perangkat lembaga adat baik dari Pemerintah atau Sara maupun Hukumu," ungkap Amir Sarlito.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani, mengapreasiasi lembaga adat Siompu yang masih aktif dan konsisten melaksanakan prosesi adat untuk melestarikan nilai-nilai budaya di Siompu.
Karena itu, lanjutnya, Pemerintah Daerah akan terus mendorong dan mendukung upayah pelestarian nilai-nilai budaya di seluruh wilayah Kabupaten Buton Selatan.
