KENDARI, TELISIK.ID - Organisasi Akademisi Mahasiswa Islam (OASIS) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan kegiatan diskusi online guna membedah masa depan Sultra sebagai tumbal diplomasi.

Kegiatan tersebut menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten, seperti Wakil Ketua DPRD Sultra, Muhammad Endang SA, Bupati Konawe Utara (Konut) Ruksamin, Ketua Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Sultra, Andre Darmawan dan juga Sekjend Asosiasi Penambang Nickel Indonesia (APNI), Meidy Katrin.

Ketua OASIS Sultra, Beny Putra Lamangga menjelaskan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang masa depan Sultra sebagai tumbal diplomasi yang dikaji dari berbagai prespektif.

"Tujuannya tidak terlepas dari usaha kita sebagai rakyat sultra, untuk melihat pandangan masa depan Sulawesi Tenggara yang pada akhirnya selalu menjadi pembicaraan yang hangat di kancah nasional, serta memberikan dan membicarakan tentang sejarah panjang diplomasi di Sultra, persoalan kepemimpinan, visa hingga TKA dengan segala dampaknya, mengulas dalam beberapa perspektif," ungkapnya, Kamis (4/6/2020).

Baca juga: Semangat Gotong Royong Warga Yogyakarta Teruji Selama Pandemi COVID-19