Gomberto Kooperatif, Hormati Penggeledahan yang Dilakukan KPK

Sunaryo, telisik indonesia
Rabu, 12 Juli 2023
0 dilihat
Gomberto Kooperatif, Hormati Penggeledahan yang Dilakukan KPK
Kontraktor, La Ode Gomberto, menggelar jumpa pers terkait penggeledahan yang dilakukan KPK. Foto: Sunaryo/Telisik

" Ketua DPC Gerindra Muna, La Ode Gomberto, sangat kooperatif dan menghormati upaya hukum yang dilakukan KPK terkait dugaan korupsi dana pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun 2021 "

MUNA, TELISIK.ID - La Ode Gomberto, kontraktor yang rumahnya digeledah tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi dana pinjaman pemulihan ekonomi nasional (PEN) tahun 2021, mulai angkat bicara.

Ketua DPC Gerindra Muna itu sangat kooperatif dan menghormati upaya hukum yang dilakukan lembaga anti rasuah itu.

"Sebagai warga negara, saya sangat menghormati proses hukum dan siap bekerja sama dengan KPK dalam memberantas korupsi," kata Gomberto, Rabu (12/7/2023).

Ia mengaku telah mendapat pemberitahuan saat rumahnya di Jalan Kelinci, Kelurahan Raha III, Kecamatan Katobu, akan dilakukan penggeledahan. Dimana saat itu, posisinya masih di lokasi pekerjaan bersama karyawannya.

"Mendapat informasi itu, saya langsung pulang ke rumah dan mempersilakan mereka untuk mulai melakukan penggeledahan. Saya juga ikut menyaksikan," ungkapnya.

Dalam penggeledahan itu, ia mempersilakan tim KPK menyasar seluruh bagian rumahnya. Adapun yang disita KPK hanya hardisk.

Baca Juga: KPK Geledah Kantor Bupati Muna dan Rumah Kontraktor Gomberto

"Apapun yang diminta saya penuhi," timpalnya.

Ia juga meluruskan informasi liar yang menyebutkan dirinya telah ditangkap KPK dan digiring ke Jakarta. Katanya, informasi itu tidak benar dan sangat merugikannya.

"Tidak benar itu (ditangkap). Saya masih tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya," tegasnya.

Persoalan penggeledahan itu, sama sekali tidak ada kaitanya dengan posisinya sebagai Ketua DPC Gerindra.

"Ini persoalan pribadi saya sebagai penyedia barang dan jasa. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan partai. Saya menjadi ketua 5 Mei, sementara persoalan dana PEN itu berproses sejak Februari," ungkapnya.

Ia juga memohon maaf pada seluruh masyarakat Muna atas keriuhan akibat adanya penggeledahan itu. Namun, ia memastikan akan terus berbuat yang terbaik bagi daerah.

"Saya tetap komitmen mengabdi pada masyarakat dan membesarkan partai serta akan membantu KPK dalam memberantas korupsi," terangnya.

Tim KPK masih terus melakukan penggeledahan di sejumlah tempat.

Baca Juga: Intip Harga Mobil Rubicon Milik Kontraktor Gomberto yang Digeledah KPK Bersama Kantor Bupati Muna

Salah seorang tim KPK yang tidak menyebutkan identitasnya mengatakan, proses penggeledahan itu bagian dari penyidikan. Namun, untuk lebih detailnya, dipersilakan untuk mengonfirmasi pada Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Untuk segala sesuatunya nanti ditanyakan ke pak Ali Fikri selaku Juru Bicara KPK," kata tim KPK.

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Ali Fikri membenarkan bila tim melakukan penggeledahan di Bumi Sowite dalam rangka kepentingan pengembangan penyidikan dugaan korupsi dana PEN.

“Benar, terkait pengembangan penyidikan dugaan pengurusan Dana PEN,” singkat Ali Fikri. (A)

Penulis: Sunaryo

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Artikel Terkait
Baca Juga