Hendak Tawuran, Siswa SMA di Kendari Babak Belur Dihajar Massa

Thamrin Dalby, telisik indonesia
Senin, 22 Januari 2024
0 dilihat
Hendak Tawuran, Siswa SMA di Kendari Babak Belur Dihajar Massa
Pelajar yang babak belur dihajar massa sedang mendapatkan pertolongan di Puskesmas Kandai (kiri), dan Kapolsek Kemaraya Iptu Heru Purwoko saat diminta keterangan (kanan). Foto: Thamrin Dalby/Telisik

" Seorang siswa di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota Kendari babak belur akibat dihajar massa. Beruntung, Kapolsek Kemaraya yang kebetulan melintas, langsung melerai dan mengamankan siswa tersebut "

KENDARI, TELISIK.ID - Seorang siswa di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota Kendari babak belur akibat dihajar massa. Beruntung, Kapolsek Kemaraya yang kebetulan melintas, langsung melerai dan mengamankan siswa tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/1/2024) malam, sekira pukul 19.00 Wita, di jalan Bunga Anggrek Kelurahan Watu-Watu, Kecamatan Kendari Barat.

Kejadian tersebut tepatnya terjadi di rumah salah seorang warga yang sedang mengadakan acara syukuran. Namun, tiba-tiba semua tamu yang berada di acara tersebut berhamburan masuk.

Baca Juga: Robek Baliho Capres, Lelaki di Kendari Diamankan Warga

"Saya kaget, kenapa semua anak-anak berhamburan lari masuk ke dalam rumah," ungkap Arga, pemilik rumah.

Ia pun langsung melompat keluar dan mengejar serta melihat sekelompok remaja membawa sebilah parang dan berlari menuju rekannya yang sudah menuggu di atas sepeda motor.

Warga yang mendengar keributan tersebut,  langsung keluar dan mengejar kelompok remaja tersebut dan berhasil menangkap salah satu remaja yang diduga rekan para pelaku.

Warga yang telah tersulut emosi langsung mengoroyok dan menghajar remaja tersebut.

Beruntung saat kejadian, Kapolsek Kemaraya, Iptu Heru Purwoko yang sedang melintas langsung mengamankan pelajar tersebut dan membawa ke Puskesmas Kandai.

Kanit Reskrim Polsek Kemaraya, Ipda Sutarman langsung melakukan penyelidikan kepada remaja tersebut.

Baca Juga: Tanggul Gereja di Kendari Roboh Diduga Akibat Pondasi Sudah Tua

"Kami telah melakukan pertolongam dan merawat remaja tersebut," beber Ipda Deny Sutarman.

Sementara itu, dari keterangan Kapolsek Kemaraya, Iptu Heru Purwoko saat ditemui di ruanganya mengaku telah melakukan pemanggilan kepada rekan pelajar tersebut.

"Kami telah melakukan pemanggilan kepada 17 orang rekan pelajar tersebut," ujar Iptu Heru.

Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu kepala sekolah dari pelajar bersangkutan, namun hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan kasus tersebut guna mengetahui motif penyerangan tersebut. (A)

Penulis: Thamrin Dalby

Editor: Fitrah Nugraha

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga