adplus-dvertising

Ikuti Pelatihan Buat Roti, Peserta BLK Kendari Lihat Peluang Bisnisnya Besar

Andi Irna Fitriani, telisik indonesia
Rabu, 08 September 2021
1343 dilihat
Ikuti Pelatihan Buat Roti, Peserta BLK Kendari Lihat Peluang Bisnisnya Besar
Penyerahan simbolis ID Card peserta pelatihan oleh Kepala BLK Kendari, La Ode Haji Polondu. Foto: Andi Irna Fitriani/Telisik

" Faktor tersebut yakni faktor kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan sosial. "

KENDARI, TELISIK.ID - Pelatihan berbasis kompetensi institusional non boarding tahap VIII, Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, resmi dibuka.

Pelatihan tersebut terbagi menjadi lima kejuruan, yaitu pembuatan roti dan kue II, tata rias pengantin muslim, asisten pembuat pakaian IV, teknisi akuntansi junior.

Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, La Ode H. Polondu mengatakan, dari pelatihan tersebut diharapkan adanya perubahan dari peserta, dari yang tidak mengetahui atau kurang menguasai menjadi mengetahui, menguasai dan pada akhirnya menjadi kompeten yang didukung dan ditentukan oleh beberapa faktor.


Faktor tersebut yakni faktor kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan sosial. Untuk kecerdasan intelektual ini meliputi pengetahuan dan keterampilan.

Sedangkan kecerdasan emosional yaitu berupa tindak pengendalian para siswa, sementara kecerdasan spiritual yakni peserta tidak hanya berusaha tapi harus senantiasa diiringi dengan doa.

"Untuk kecerdasan sosial bagaimana mereka membangun jaringan, membangun harmonisasi dan hubungan yang baik dengan siapa saja," katanya.

Baca juga: Dua Atlet Silat Sultra Siap Tarung di PON Papua

Baca juga: Ratna Umi Nurlila Resmi Dilantik Jadi Rektor Mandala Waluya

La Ode H. Polondu sangat yakin jika para peserta disertai dengan semangat dan kesungguhan, mereka akan bisa menjadi orang-orang yang minimal dapat menolong dirinya sendiri untuk tidak ketergantungan pada orang lain.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau, protokol kesehatan (Prokes) harus sungguh-sungguh diterapkan. Sebelum kegiatan dimulai pihaknya sudah melengkapi dengan hand sanitizer.

"Saat masuk di pintu gerbang kita cek suhu badan seluruh pegawai, lebih utama lagi anak-anak kami, termasuk lingkungan masyarakat sekitar benar-benar terjaga, terlindungi dan tidak terpapar COVID-19 ini," tambah La Ode H. Polondu.

Salah satu peserta pelatihan, Risna mengatakan, ada beberapa keahlian yang ingin dipelajari termasuk salah satunya pembuatan roti dan kue.

"Jadi, karena saya berfikir dan melihat peluang bisnis buat kedepannya, saya belajar lebih banyak di bidang itu. Agar nanti setelah selesai mengikuti pelatihan di BLK Kendari, saya sudah bisa membuka usaha sendiri di bidang yang saya geluti," ujar Risna.

Untuk diketahui, jumlah keseluruhan peserta 80 orang dan berasal dari beberapa wilayah yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra). (B)

Reporter: Andi Irna Fitriani

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga