adplus-dvertising

Indonesia 'Bungkam' Soal Klaim China Atas Natuna

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Minggu, 05 Desember 2021
734 dilihat
Indonesia 'Bungkam' Soal Klaim China Atas Natuna
Kapal Coast Guard China 5302 yang mengelilingi perairan Natuna. Foto: Repro Antara

" Pemerintah China dilaporkan melakukan protes terhadap Indonesia atas pengeboran minyak dan gas alam di wilayah Laut China Selatan (LCS), serta latihan militer yang dilakukan RI bersama Amerika Serikat "

NATUNA, TELISIK.ID - Pemerintah China dilaporkan melakukan protes terhadap Indonesia. Protes itu meliputi pengeboran minyak dan gas alam di wilayah Laut China Selatan (LCS), serta latihan militer yang dilakukan RI bersama Amerika Serikat (AS).

Melansir laporan Reuters, pemerintah China mengirimkan surat kepada Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI. Pengeboran minyak dan gas alam itu disebut bersinggungan dengan klaim wilayah negeri itu, melalui konsep 'sembilan garis putus-putus (nine-dash line)'.

Menanggapi hal ini, juru Bicara Kemlu RI Teuku Faizasyah, mengatakan bahwa pihaknya belum dapat mengkonfirmasi laporan tersebut lebih lanjut. Ia menyebut protes melalui nota diplomatik bersifat tertutup.


"Saya tidak bisa mengkonfirmasi isi dari berita tersebut. Terlebih lagi komunikasi diplomatik, termasuk melalui nota diplomatik, bersifat tertutup," paparnya.

Dilansir dari Cnbcindonesia, LCS merupakan jalur penting untuk sebagian besar pengiriman komersial dunia. Ini terletak di bibir lautan sejumlah negara termasuk ASEAN seperti Brunei, Kamboja, China, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Lautan itu diyakini sebagai lautan yang kaya hasil alam, terutama migas dan ikan. Menurut CFR, di LCS ada sekitar 900 triliun kaki kubik gas alam.

Baca Juga: Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 5,73 Miliar Dolar AS

Sumber lain dari American Security Project menyebutkan bahwa cadangan gas di LCS mencapai 266 triliun kaki kubik. Angka itu menyumbang 60-70?ri total cadangan hidrokarbon teritori tersebut.

Melalui konsep 'sembilan garis putus-putus', China selama ini sudah mengklaim hampir seluruh wilayah Laut China Selatan, yakni sekitar 90% yang meliputi area seluas sekitar 3,5 juta kilometer persegi (1,4 juta mil persegi).

Baca Juga: BLT Rp 1 Juta Cair, Cek Namamu di Sini

Klaim teritorial sepihak China di LCS sendiri kerap bersinggungan dengan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang dimiliki oleh Indonesia, beberapa negara ASEAN lainnya, serta Taiwan. Tercatat, beberapa kali kapal patroli China dilaporkan memasuki ZEE milik RI ini. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga