adplus-dvertising

Ini Ciri-Ciri Orang yang Tak Akan Tersentuh Api Neraka

Haerani Hambali, telisik indonesia
Jumat, 24 Juni 2022
604 dilihat
Ini Ciri-Ciri Orang yang Tak Akan Tersentuh Api Neraka
Menurut Aa Gym, salah satu ciri manusia yang tak tersentuh api neraka adalah orang yang memiliki ketenangan lahir dan batin. Foto: Repro haibunda.com

" Orang yang haram tersentuh api neraka adalah mereka yang tidak hanya menjaga hubungan baik dengan Allah (habluminallah), namun juga hubungan baik dengan manusia (habluminannas) "

KENDARI, TELISIK.ID - Neraka dalam bahasa Arab disebut naar, merupakan tempat penyiksaan yang memiliki tingkatan dan juga memiliki calon penghuninya masing-masing.

Neraka adalah seburuk-buruk tempat kembali. Saking buruknya, tak ada orang ingin berada di dalamnya. Perihnya siksaan di neraka membuat siapa pun ketakutan. Sebagai Muslim, kita selalu minta perlindungan kepada Allah SWT karena takut yang sangat luar biasa pada siksa neraka.

Allah berfirman: Artinya: “Sesungguhnya neraka jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.” (QS. Al-Furqan ayat 66).


Melansir Oase.id, panasnya api neraka tidak dapat dibandingkan dengan api yang sering kita temui di dunia. Perbandingan panas api neraka adalah 70x panas api di dunia. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadis:

“Api yang dinyalakan oleh Ibnu Adam adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari panasnya api Jahanam.” (HR. Bukhari).

Namun ternyata ada golongan manusia yang tidak akan tersentuh api neraka.

Menurut hadis Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassallam, ada 4 golongan manusia yang haram disentuh api neraka.

Artinya: Dari Abdillah bin Mas’ud radhiyallahu anhu ia berkata: telah bersabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: “Maukah kamu aku tunjukkan orang yang diharamkan neraka baginya?" Para sahabat menjawab: "tentu saja wahai Rasulallah!" Beliau shallallahu alaihi wasallam menjawab: “(Haram tersentuh api neraka orang yang) Hayyin, Layyin, Qarib, Sahl.” (HR. At-Tirmidzi).

Lalu, siapakah mereka yang disebut Hayyin, Layyin, Qarib dan Sahl? Berikut penjelasannya.

1. Hayyin

Hayyin adalah orang yang tidak suka memaki dan tidak mudah melaknat. Mereka tidak mudah marah dan jiwanya selalu teduh. Baik secara lahir maupun batin. Selain tidak mudah marah, orang Hayyin juga penuh pertimbangan.

Hayyin adalah orang yang punya sifat tenang dan berwibawa. Selain tidak labil, juga tidak mudah tersulut emosinya. Hal ini tentunya disebabkan oleh kedalaman ilmu agamanya.

Sifat lain dari Hayyin, tidak grasa-grusu, tidak mudah menyimpulkan berita yang sampai kepadanya, dan sulit untuk menerima berita buruk atau tidak mudah percaya fitnah.

Dikutip dari Okezone.com, Aa Gym menerangkan, Hayyin adalah orang yang memiliki ketenangan lahir dan batin. Kehadiran orang seperti ini sangat menenangkan, teduh, meneduhkan dan tidak temperamental.

Baca Juga: Memiliki Anak Perempuan Ternyata Bisa Menjadi Jalan ke Surga

"Dari mana semua ini? Mengapa bisa begini? Kata kuncinya adalah dari hati," sambungnya.

Aa Gym mengatakan bahwa hati akan tenteram jika senantiasa mengingat Allah Subhanahu wa Ta'ala. Tidak sekadar mengingat, namun juga yakin bahwa Allah Maha Melihat, Maha Mendengar, Maha Dekat, Maha Menguasai Segalanya, dan Maha Menentukan.

"Hayyin lahir dari ketauhidan. Makin bagus tauhid seseorang, maka akan makin tenang," jelas Aa Gym.

2. Layyin

Layyin adalah orang yang selalu menginginkan kebaikan untuk semua umat manusia. Adapun sifat golongan Layyin adalah selalu lembut dan santun baik dalam berbuat maupun dalam bertutur kata.

Manusia yang termasuk golongan Layyin tidak kasar dan tidak semaunya sendiri. Selain itu, ciri khas dari Layyin adalah tidak suka memaksakan pendapatnya kepada orang lain.

Kemudian Layyin adalah orang yang lemah, lembut, sopan dan santun. Orang yang memiliki sifat Layyin perkataan dan sikapnya tidak melukai, tidak memojokkan, tidak mempermalukan.

Sama halnya dengan Hayyin, Layyin juga menggambarkan kelembutan. Menurut Aa Gym, sifat Layyin muncul dari sikap Rahmatan lil Alamin yang ada pada hati seseorang, contohnya Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

"Hati beliau (Rasulullah) sangat sayang kepada umatnya. Orang yang penuh kasih sayang akan lahir kelemahlembutan. Akan lahir sikap sopan santun," katanya.

3. Qarib

Aa Gym mengatakan, orang bersifat Qarib yaitu pribadi yang hangat, supel, dan menyenangkan. Dia tidak memiliki sikap yang membuat orang lain tidak nyaman, terluka, ataupun tersakiti.

"Orang yang merasa dirinya tinggi dan melihat orang lain lebih rendah dia tidak akan nyaman dengan dirinya sendiri. Karena dia selalu menuntut orang lain menghargai menghormati memperlakukan spesial," ucapanya.

Baca Juga: Wanita Cantik Ini Mau Bangun 1. 000 Masjid, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Manusia yang Qarib senantiasa menebar senyum jika bertemu dengan orang lain dan tidak lupa selalu memberi salam.

Sangat mudah diajak berteman, suka menyambung tali silaturahmi serta ukhuwah sesama umat Muslim.

4. Sahl

Golongan manusia Sahl yaitu orang yang tidak suka mempersulit sesuatu, suka menolong, dan selalu punya solusi di setiap permasalahan yang dihadapi. Tipe orang seperti ini sangat cocok untuk dijadikan teladan abdi negara. Sebab, suka bekerja untuk melayani masyarakat.

Golongan manusia Shal baik hati, selalu memudahkan urusan setiap Muslim dengan cara yang benar. Bahkan, tidak pernah mempersulit urusan orang lain. Karena tidak suka berbelit-belit, maka tidak membuat orang lain menghindar ketika bertemu dengannya.

Jika tak bisa mencontoh keempatnya, setidaknya kita bisa mencontoh salah satu dari 4 golongan manusia ini.

Pada intinya, orang yang haram tersentuh api neraka adalah mereka yang tidak hanya menjaga hubungan baik dengan Allah (habluminallah), namun juga hubungan baik dengan manusia (habluminannas).  (C)

Penulis: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga