adplus-dvertising

Jelang UN Tingkat SD, Dikbud Konawe Prioritaskan Prokes

Aris Syam, telisik indonesia
Senin, 16 Mei 2022
550 dilihat
Jelang UN Tingkat SD, Dikbud Konawe Prioritaskan Prokes
Suasana proses belajar di salah satu Sekolah Dasar di Konawe. Foto: Aris Syam/Telisik

" Demi kelancaran pelaksanaan ujian tingkat SD di Konawe, diperlukan penerapan protokol kesehatan di masing-masing sekolah yang melaksanakan ujian "

KONAWE, TELISIK.ID - Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe memproritaskan prokes dalam pelaksanaan ujian nasional tingkat Sekolah Dasar (SD).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Dikbud Konawe Dr. Suryadi saat dikonfirmasi Telisik.id, Senin (16/5/2022).

Dr. Suryadi bilang, demi kelancaran pelaksanaan ujian tingkat SD di Konawe, maka diperlukan penerapan protokol kesehatan (prokes) di masing-masing sekolah yang melaksanakan ujian tersebut.


Terlebih lagi, kata Dr. Suryadi, dengan kondisi saat ini masih situasi pendemi COVID-19, sehingga prokes tersebut sangat diperioritaskan untuk kesehatan anak-anak agar terhindar dari penyakit atau virus-virus lain.

"Untuk para murid dan guru, agar selalu menerapkan prokes, jaga kesehatan, sehingga pelaksanaan ujian nanti berjalan baik hingga selesai," kata Suryadi.

lebih lanjut, kata Dr. Suryadi, dalam pelaksanaan UN tingkat SD itu akan dimulai tanggal 17 Mei 2022 dan diikuti sekitar  275 sekolah dasar baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Konawe dengan dua metode ujian, online dan offline.

"Dalam ujian ini ada dua metodenya ada yang sistem online dan juga offline," imbuhnya.

Baca Juga: Ini 5 Universitas di Indonesia yang Luasnya Berhektare-hektare, Ada Kampus Kamu?

Dr. Suryadi juga berpesan, para murid-murid yang akan melaksanakan ujian besok, agar mempersiapkan diri semaksimal mungkin dalam mengikuti proses tersebut, terus belajar dan berikan yang terbaik serta tak lupa berdoa agar diberi kemudahan dalam mengerjakan soal ujian.

"Kemudian untuk pihak sekolah, momen ini juga sebagai bahan acuan dalam pemetaan kemampuan para peserta didik," tandasnya.

Tempat terpisah, Kepala Sekolah SDN Olo-oloho, Inyani, S.pd, M.pd, menuturkan, pelaksanaan ujian di sekolahnya tersebut dilakukan secara online atau tatap muka, mengingat pencapaian vaksinasi muridnya telah mencapai 100%.

Baca Juga: PTM 100 Persen di Kendari Berlaku Bagi Siswa Sudah dan Belum Vaksin

"Iye.. pelaksanaan ujian tatap muka semua," katanya, lewat pesan WhatsApp.

Ia juga menambahkan, dalam pelaksanaan ujian di sekolahnya ada sembilan mata pelajaran yang akan dikerjakan para murid, terdiri dari Bahasa Indonesia, PPKN, Metematika, IPS, IPA, SBK, Agama, PJOK dan Mulok.

"Durasi waktunya tiap mata pelajaran selama 2 jam, dan 2 mata pelajaran dalam sehari," pungkasnya. (B-Adv)

Penulis: Aris Syam

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga