adplus-dvertising

PTM 100 Persen di Kendari Berlaku Bagi Siswa Sudah dan Belum Vaksin

Andi Irna Fitriani, telisik indonesia
Sabtu, 14 Mei 2022
305 dilihat
PTM 100 Persen di Kendari Berlaku Bagi Siswa Sudah dan Belum Vaksin
Pelajar di Kota Kendari telah dibolehkan mengikuti pembelajaran tatap muka tanpa dibatasi syarat sudah vaksin maupun belum vaksin. Foto: Andi Irna Fitriani/Telisik

" PTM kali ini tidak ada lagi batasan anak yang belum vaksin dan yang sudah vaksin. Semuanya bisa mengikuti PTM di sekolah "

KENDARI, TELISIK.ID - Semester genap tahun ajaran 2022/2023, Kota Kendari telah memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen tanpa ada pembatasan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Kendari, Makmur. Sebagaimana diketahui, saat ini Kota Kendari sudah zona hijau dari COVID-19.

Namun ia tetap mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menyediakan cuci tangan dan memakai masker.


"Meski saat ini sudah ada pelonggaran, tetapi penerapa protokol kesehatan tetap jadi prioritas utama," katanya, Jumat (13/5/2022).

Ia juga berpesan kepada pihak guru dan Satgas agar tetap melakukan pemantauan siswa-siswi di sekolah masing-masing.

Makmur menambahkan, PTM kali ini tidak ada lagi batasan anak yang belum vaksin dan yang sudah vaksin. Semuanya bisa mengikuti PTM di sekolah.

Kemudian pihaknya juga tak henti-hentinya  terus mengimbau agar sekolah yang ada di Kota Kendari tetap memperketat dari segi protokol kesehatan.

Baca Juga: Di Kabupaten Manggarai, Dua SD dan Dua Madrasah Adakan US Online

"Kami pastikan sekolah yang ada di Kendari sudah siap secara teknis untuk PTM. Saya harap PTM kali ini dapat berjalan dengan lancar," tambahnya

Terkait sarana dan prasarana pendidikan, Makmur mengatakan bahwa saat ini sudah cukup baik, tetapi perlu terus ditingkatkan.

"Agar tujuan yang diharapkan bisa bertransformasi ke digital dan pemerintah selalu menyiapkan prasarana," pungkasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Kendari, La Ode Muhamad Sauf, mengungkapkan bahwa PTM 100 persen sudah mulai ia terapkan sejak usai Lebaran Idul Fitri 1443 hijriah.

Bahkan pihaknya juga telah memfasilitas untuk mengurangi adanya kemungkinan munculnya varian baru COVID-19.

Baca Juga: Alami Peningkatan, Dana BOS Tahun Ini Capai Rp 47 Miliar

"Selalu siap, seperti tempat mencuci tangan, juga mengingatkan terus anak-anak agar tetap menaati prokes," katanya saat dikonfirmasi via telepon, Sabtu (14/5/2022).

Sementara itu, salah seorang siswa SMP Negeri 10 Kendari, Rezki Annisa mengaku senang bisa kembali melakukan PTM, setelah beberapa tahun terakhir hanya bisa melakukan pembelajaran daring.

"Senanglah, sebenarnya yang paling dirindukan itu bisa kumpul sama teman-teman," ungkapnya.

Ia berharap keadaan semakin membaik dan COVID-19 tidak lagi muncul khususnya di Kota Kendari. (A)

Penulis: Andi Irna Fitriani

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga