Oleh: Hamsina Halisi Alfatih Pemerhati Sosial
SAAT ini perkembangan zaman nampak jelas telah merubah standarisasi kehidupan manusia hingga meliputi pada kemajuan teknologi. Perubahan standarisasi kehidupan manusia terlihat pada perilaku yang kerap dinilai melanggar norma-norma kehidupan, agama maupun adat istiadat. Hal ini yang sehingga membawa manusia pada titik kenistaan.
Tak hanya itu saja, industrialisasi pun menjadi faktor adanya nilai jual perempuan sehingga hal ini tak terlepas dari bentuk eksploitasi. Kemiskinan secara struktural pun membawa dampak kecemasan pada diri manusia dikala harus memenuhi seluruh tuntutan hidupnya.
Kemajuan teknologi, industrialisasi serta kemiskinan adalah faktor-faktor pemicu mengapa seks komersial (prostitusi) masih menjadi pekerjaan yang digeluti oleh perempuan saat ini dalam memenuhi gaya hedonisnya.
Miris? Itulah kenyataan atas kondisi kehidupan sosial masyarakat saat ini. Kala nilai serta norma-norma kehidupan tak berarti maka pelanggaran pun tiada arti. Prostitusi merupakan pelanggaran sosial maupun agama yang tidak hanya terjadi di Indonesia saja tetapi meliputi seluruh dunia.
