adplus-dvertising

Ketua DPD RI Dukung Produksi Vaksin Nusantara

Marwan Azis, telisik indonesia
Kamis, 29 Juli 2021
1985 dilihat
Ketua DPD RI Dukung Produksi Vaksin Nusantara
LaNyalla ketika menerima suntikan Vaksin Nusantara dari Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Foto: Ist.

" LaNyalla optimistis vaksin ini bisa membantu mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia "

JAKARTA, TELISIK.ID - Dukungan terhadap Vaksin Nusantara tak hanya datang dari para anggota DPR-RI, tapi juga datang senator.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengaku, sangat mendukung produksi Vaksin Nusantara.

LaNyalla optimistis vaksin ini bisa membantu mengatasi pandemi COVID-19 di Indonesia.


LaNyalla sendiri sudah menerima suntikan Vaksin Nusantara, yang diinisiasi oleh Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

“Sebagai produk anak bangsa, kita harus apresiasi dan dukung Vaksin Nusantara. Saya sudah disuntik Vaksin Nusantara oleh Dokter Terawan sendiri pada Mei lalu," ungkapnya, Rabu (28/7/2021).

Menurut mantan Ketua PSSI ini, Vaksin Nusantara menambah jenis vaksin yang sudah ada sehingga bisa mempercepat program vaksinasi untuk atasi pandemi COVID-19.

Ia menuturkan, tak hanya parlemen vaksin Nusantara kini dukungan dari berbagai pihak. Termasuk dari Presiden Joko Widodo.

“Presiden Jokowi pernah menyampaikan kalau vaksin yang tengah dikembangkan di tanah air adalah Vaksin Merah Putih dan Vaksin Nusantara. Beliau mendukung asal dijalankan sesuai tahapan dan prosedur yang benar,” jelasnya.

LaNyalla yakin pengembangan Vaksin Nusantara sudah mengikuti kaidah-kaidah ilmu pengetahuan, mengikuti kaidah-kaidah saintifik, uji klinis sesuai prosedur yang berlaku secara terbuka transparan dan melibatkan banyak ahli.

“Sejak divaksin, saya merasa sehat dan aman-aman saja meski saya termasuk lansia. Alhamdulillah tidak ada masalah maupun efek samping,” tutur LaNyalla.

Ia menilai, Vaksin Nusantara aman bagi lanjut usia (lansia) dan orang yang mempunyai komorbid karena vaksin nusantara memang menggunakan pendekatan 'personalized'. Yakni menggunakan darah dari penerima vaksin yang kemudian 'dikenalkan' dengan protein S (Spike).

Baca Juga: Tak Hanya Hotel, Wisma Kopo Juga Tempat Isoman Anggota dan Staf DPR

Baca Juga: Kasus COVID-19 Luar Jawa-Bali Naik, Ketua DPR Ingatkan Vaksinasi Jangan Terhenti

“Pendekatan personal inilah yang menjadi kelebihan Vaksin Nusantara dibanding vaksin yang lain. Hal itulah yang membuat vaksin ini aman digunakan oleh para pengidap penyakit komorbid,” ucapnya.

Artinya, kata LaNyalla, bagi orang-orang dengan kondisi tertentu yang tidak bisa mendapat vaksin jenis lain, Vaksin Nusantara bisa jadi alternatif.

Dengan penelitian yang sudah teruji, kemudian sudah mengikuti regulasi dan tahapan yang ada, LaNyalla mendorong agar vaksin tersebut segera diproduksi dengan jumlah banyak.

“Saya kira produksinya sudah bisa dipercepat  untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri. Langkah ini untuk mempercepat akselerasi program vaksinasi yang ingin dicapai oleh pemerintah," pungkasnya. (C)

Reporter: Marwan Azis

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga