PSK Ketahuan Pemanasan di Atas Ranjang saat Digrebek, Ngaku Sering Dipesan Pelajar hingga Cuan Rp 5 Juta Semalam
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Minggu, 19 Juli 2026
0 dilihat
Ilustrasi, PSK muda akui pelanggannya pelajar serta cuan jutaan rupiah. Foto: Repro iStockphoto
" Satpol PP Tanah Bumbu membongkar praktik prostitusi terselubung di sejumlah hotel, menangkap sejumlah pekerja seks komersial beserta klien saat sedang beraksi, serta mengungkap fakta mengejutkan soal keuntungan dan profil pelanggannya "

TANAH BUMBU, TELISIK.ID - Satpol PP Tanah Bumbu membongkar praktik prostitusi terselubung di sejumlah hotel, menangkap sejumlah pekerja seks komersial beserta klien saat sedang beraksi, serta mengungkap fakta mengejutkan soal keuntungan dan profil pelanggannya.
Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) tak berkutik saat diamankan Satpol PP Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan. Salah satunya perempuan berinisial B diamankan saat sedang melayani seorang tamu berinisial J di sebuah kamar hotel.
Dalam aksinya, perempuan yang masih cukup belia ini menawarkan jasa seks singkat melalui aplikasi MiChat. Terbongkarnya kasus ini bermula setelah anggota Satpol PP setempat menyamar hendak memesan jasa layanan B guna mendapatkan bukti yang sah.
Dalam komunikasi yang terjalin, B mengarahkan petugas ke sebuah hotel tertentu dengan instruksi yang tertata rapi.
Baca Juga: Phryne, PSK Yunani Kuno Lolos dari Hukuman Mati Usai Tubuhnya Diperlihatkan di Ruang Sidang
“Nanti, kalau sudah sampai hotel fotokan. Baru adik kasih nomor kamar hotelnya,” demikian pesan percakapan antara B dengan anggota Satpol PP yang menyamar itu, seperti dikutip dari Radar Sukabumi, Minggu (19/7/2026).
Sebagai sandi dalam bertransaksi, mereka kerap menggunakan istilah open BO. Sejumlah foto perempuan yang bersedia melayani diterima dan disebar untuk menarik minat pelanggan; mayoritas dari mereka diketahui masih berusia cukup belia.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Tanbu, Untung Riaman, menjelaskan bahwa pihaknya kemudian menurunkan anggota ke lapangan untuk melakukan pengintaian di hotel-hotel yang diduga menjadi tempat mangkal para pelaku.
Setelah data dirasa cukup, Satpol PP menggelar razia serentak pada Rabu 8 September 2021 malam. Anggota dibagi ke dalam beberapa tim untuk menyasar lokasi yang telah dicurigai sebelumnya.
Saat petugas tiba, resepsionis hotel tampak gelagapan saat diminta menunjukkan identitas para tamu yang sedang menginap. Ketika pintu salah satu kamar digedor, petugas mendapati B dan J yang tengah melakukan aktivitas intim atau yang disebut sebagai 'pemanasan'.
Keduanya pun tak berkutik lantaran tidak mampu menunjukkan kartu identitas yang membuktikan hubungan mereka sebagai pasangan yang sah.
B dan J kemudian digiring ke kantor Satpol PP bersama lima perempuan lain yang tergabung dalam jaringan open BO, serta beberapa pria yang tertangkap sedang menggunakan jasa mereka.
Fakta yang cukup mengejutkan terungkap saat interogasi; B yang berkulit putih mulus itu ternyata masih berusia belasan tahun. Ia mengaku bahwa pelanggannya tidak hanya orang dewasa, melainkan banyak berasal dari kalangan pelajar. Dalam satu malam bekerja, ia sanggup melayani beberapa orang dan meraup keuntungan yang cukup besar.
Baca Juga: Mantan PSK Ini Ngaku Sudah Tidur Lebih dari 10 Ribu Pria dan Beber Fakta Dunia Malam
“Bisa dapat Rp 5 juta satu malam,” ungkap B dengan polosnya.
Menurut pengakuan para pelaku, persaingan usaha di wilayah tersebut terbilang sangat ketat sehingga tarif layanan sering kali ditawar hingga sangat rendah.
Menanggapi kondisi ini, Untung Riaman meminta agar seluruh pengelola hotel memantau dengan ketat setiap aktivitas pengunjung yang datang. Ia memberikan peringatan tegas agar tidak ada pihak yang membiarkan hal ini terjadi atau bahkan terlibat di dalamnya.
“Jangan sampai hotel membiarkan. Atau malah jadi mucikari. Bisa ditutup,” tegasnya.
Saat ini seluruh bukti telah dikumpulkan dan para pelaku diproses sesuai peraturan daerah yang berlaku guna memutus rantai praktik perbuatan asusila tersebut. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS