adplus-dvertising

Ketua DPD RI Minta Kapolri Utamakan Kasus Pembunuhan Wartawan

Rahmat Tunny, telisik indonesia
Minggu, 27 September 2020
834 dilihat
Ketua DPD RI Minta Kapolri Utamakan Kasus Pembunuhan Wartawan
Ketua DPD RI, La Nyalla Muhammad Mattalitti. Foto: Ist.

" Peristiwa itu terjadi 20 Agustus silam. Sampai sekarang masih gelap. "

MAMUJU TENGAH, TELISIK.ID - Kasus pembunuhan terhadap wartawan media online Sulwesion.com, Demas Laira yang terjadi di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat mendapat perhatian dari Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti.

La Nyalla meminta Kapolri, Jenderal Pol. Idham Aziz untuk memberi atensi pada kasus tersebut. Mengingat sudah lebih dari satu bulan, Polisi belum berhasil mengungkap siapa pelaku pembunuhan tersebut.

“Peristiwa itu terjadi 20 Agustus silam. Sampai sekarang masih gelap,” kata La Nyalla lewat pesan tertulisnya, Minggu (27/9/2020).


Seperti diketahui, jenazah Demas Laira ditemukan tergeletak di pinggir jalan desa di  Mamuju Tengah, Sulawesi Barat pada Kamis 20 Agustus 2020 sekitar pukul 02.00 Wita.  Sebelum ditemukan meninggal, Demas diketahui tengah melakukan perjalanan kembali ke kediamannya dari Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Saat ditemukan warga, korban sudah tidak bernyawa. Di tubuhnya terdapat 17 luka tusuk yang diduga akibat senjata tajam. Menurut keluarga, semasa hidup korban tidak memiliki musuh atau membuat masalah dengan orang lain.

Baca juga: DPR Minta Kemenparekraf Kembangkan Potensi Desa Wisata

“Kami tidak tahu, apakah terkait dengan berita-berita yang ditulis,” ungkap kerabatnya seperti dimuat di sejumlah media.

La Nyalla yang dikenal akrab dengan wartawan, juga menyesalkan aksi penangkapan terhadap tiga anggota Pers Mahasiswa oleh Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sulsel, saat mereka meliput aksi protes para nelayan Kodingareng pada 12 September lalu.

“Saya berharap Kapolda Sulsel dapat memberikan pemahaman kepada anggotanya untuk mengerti tugas-tugas jurnalistik yang dilakukan wartawan, termasuk Pers Mahasiswa yang secara hukum dilindungi UU Pokok Pers. Sehingga kejadian seperti ini tidak perlu terulang,” tandasnya.

La Nyalla hadir ke redaksi harian Fajar untuk membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit yang menjadi aspirasi 21 provinsi penghasil Sawit di Indonesia. DPD RI memang mengusulkan untuk melakukan revisi atas UU Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah.

Sejumlah Senator tampak mendampingi, di antaranya Ketua Komite IV DPD RI, Sukiryanto, Wakil Ketua Komite II, Bustami Zainuddin dan Lily Amelia Salurapa, Senator asal Sulawesi Selatan. Rombongan diterima langsung Direktur Harian Fajar, Faizal Syam di Graha Pena Makassar.

Reporter: Rahmat Tunny

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga