adplus-dvertising

Korban Penganiayaan Cacat Permanen Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku

Thamrin Dalby, telisik indonesia
Rabu, 23 November 2022
323 dilihat
Korban Penganiayaan Cacat Permanen Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku
Korban Sudirman yang dipapah oleh sang istri karena mengalami cacat permanen karena ditebas parang. Foto: Thamrin Dalby/Telisik

" Pasca penganiayaan yang dialami oleh korban Sudirman beberapa waktu lalu di Jalan Chairil Anwar Kelurahan Watulondo Kecamatan Puuwatu yang menyebabkan dirinya cacat permanen, meminta agar polisi menindak tegas para pelaku "

KENDARI, TELISIK.ID - Pasca penganiayaan  yang dialami oleh korban Sudirman beberapa waktu lalu di Jalan Chairil Anwar Kelurahan Watulondo Kecamatan Puuwatu yang menyebabkan dirinya cacat permanen, meminta agar polisi menindak tegas para pelaku.

Akibat cacat permanen yang dialami Sudirman, membuat tim penyidik Polsekta Mandonga terpaksa mendatangi rumah korban guna meminta keterangan, selain itu pihak penyidik juga membawakan bantuan berupa beras dan telur guna membantu korban penganiayaan, karena tidak dapat lagi bekerja disebabkan urat arteri pada tumit kaki kiri korban putus akibat sabetan parang, hingga korban tidak dapat berjalan lagi.

"Saya pusing dan tidak tau mau buat apa lagi, karena saya tidak dapat bekerja lagi dan bagaimana menafkahi anak istri saya," ujar Sudirman.


Baca Juga: Di Kendari Siswa SMA Senior Tampar Junior saat Kegiatan Organisasi

Karena sudah tidak sanggup membiayai anaknya, terpaksa Sudirman mengiri anaknya ke rumah neneknya di kampung.

Ia meminta agar aparat kepolisian menindak tegas kepada pelaku kriminal, sebab saat ini pelaku begal dan pembusuran mulai merebak kembali.

"Cukuplah saya yang jadi korban," kata Sudirman.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsekta Mandonga, Ipda Andry Irwanto nengungkapkan, pihaknya terpaksa mendatangi rumah korban untuk dimintai keterangan.

Baca Juga: Akun Youtube Terduga Penistaan Agama Dilapor Polisi

"Karena korban cacat dan tidak dapat berjalan, tetpaksa kami mendatangi rumahnya guna meminta keterangan," ucap Ipda Andry.

Lantaran merasa prihatin dengan kondisi korban, pihaknya lalu memberi bantuan, sebab kini korban mengalami cacat permanen.

Sebelumnya kasus penganiayaan yang dialami korban Sudirman yang usai berkunjung di rumah adiknya di perumahan Pertanahan dianiaya oleh dua pemuda  mabuk secara membabi buta hingga korban cacat permanen. (A)

Penulis: Thamrin Dalby

Editor: Kardin

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga