adplus-dvertising

Kuli Bangunan Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

Ones Lawolo, telisik indonesia
Rabu, 17 Maret 2021
1621 dilihat
Kuli Bangunan Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi
Korban saat berada di atas atap gudang milik PT Intan. Foto: Ist.

" Semalam itu kami dengar suara ledakan setelah korban naik ke atas mengecat atap gudang. Saya lihat korban terbakar dengan penuh asap di atas seng gudang itu. "

MEDAN, TELISIK.ID - Seorang kuli bangunan asal Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Abdul Agus (30), tewas tersengat listrik tegangan tinggi di atap gudang.

Peristiwa mengerikan itu terjadi saat korban sedang mengecat atap gudang milik PT Intan di Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (16/3/2021) kemarin.

Informasi dihimpun Telisik.id di lokasi, korban Abdul Agus bersama rekan kerjanya menerima proyek pengecatan atap gudang milik PT Intan. Awalnya mulai bekerja, korban langsung mengecat bagian atap gudang.


Namun nahas, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari atap gudang. Salah satu rekan kerja korban yang bernama Fendi, melihat korban di atas atap berasap dan terbakar.

Baca juga: Usai RDP, Dewan Bakal Tinjau Dugaan Penyelewengan Dana Desa di Wowa Tamboli

"Semalam itu kami dengar suara ledakan setelah korban naik ke atas mengecat atap gudang. Saya lihat korban terbakar dengan penuh asap di atas seng gudang itu," kata Fendi kepada Telisik.id, Rabu (17/3/2021).

Ditanya lebih jauh peristiwa tersebut, Fendi menolak berkomentar lebih banyak. "Itu aja Bang. Gak tau lagi aku," ujarnya sembari masuk ke dalam gudang milik PT Intan.

Sementara Kepala Kepolisian Sektor Percut Sei Tuan, AKP Jan Piter Napitupulu ketika dikonfimasi membenarkan peristiwa tersebut terjadi di atap gudang milik PT. Intan.

"Iya benar Bang. Korban seorang laki-laki bernama Abdul Agus. Korban telah dievakuasi oleh petugas Tim Inafis Polrestabes Medan dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk autopsi," pungkasnya melalui telpon selulernya. (B)

Reporter: Ones Lawolo

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Baca Juga